247 SISWA BINTARA DILANTIK

Kapolda Sumbar Tutup Pendidikan Pembentukan Bintara Polri

Kapolda Sumbar Brigjen Pol Drs. Fakhrizal, M.Hum memasangkan pangkat kepada salah seorang siswa pendidikan pembentukan bintara polri.

PADANG (Metrans)

Setelah melaksanakan pendidikan pembentukan bintara polri, sebanyak 247 siswa T.A 2016/2017 dilantik dalam acara penutupan pendidikan di lapangan SPN Polda Sumbar, Selasa (7/3).

Kapolda Sumbar Brigjen Pol Drs. Fakhrizal, M.Hum selaku inspektur upacara dan juga dihadiri oleh Wakapolda Sumbar Kombes Pol Dra. Nur Afiah ,MH serta seluruh pejabat utama Polda Sumbar dan Kapolres sejajaran Polda Sumbar.


Dalam acara ini juga tampak hadir unsur Forkopimda ( Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Sumbar serta sekitar seribu keluarga para siswa yang juga antusias menyaksikan jalannya penutupan pendidikan ini.

Acara diawali dengan pernyataan penutupan pendidikan oleh Kapolda Sumbar, dilanjutkan dengan pelepasan tanda siswa serta pemasangan pangkat efektif dan pengulangan medali dan juga penyerahan sertifikat.

Selanjutnya, pengambilan sumpah dan penandatanganan naskah berita acara sumpah dengan tiga orang perwakilan dari agama islam, kristen khatolik, dan juga kristen protestan. Dalam pembacaan sumpah, juga diikuti oleh peserta yang telah menyelesaikan pendidikan.

Dalam rangakaian acara penutupan, Kapolda juga membacakan amanat Kapolri Jend Pol Drs.M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D.

Melalui amanat dari Kapolri, Kapolda mengharapkan keberadaan Bintara Polri dapat memperkuat dan mendukung pelaksanaan tugas Polri dalam menangani seluruh potensi gangguan dan kejahatan yang terjadi, sehingga upaya mewujudkan polri yang semakin profesional, modern dan terpercaya segera terealisasi.

"Laksanakan tugas dengan penuh sungguh-sungguh, jujur, ikhlas, penuh semangat dan tanggung jawab. Serta hindari perbuatan yang dapat merusak kehormatan diri dan organisasi Polri," tutur Kapolda Sumbar saat membacakan amanat dari Kapolri.

Pahami, hayati dan amalkan nilai-nilai luhur prasetya sebagai pedoman hidup dan pedoman kerja insan bhayangkara dalam pelaksanaan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

"Jadilah panutan dan teladan dalam kehidupan bermasyarakat, memberi solusi dari setiap permasalahan yang berkembang. Jalin sinergi dengan masyarakat agar memiliki kesamaan visi, misi serta tujuan dalam menciptakan, memelihara dan juga meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat,", tambahnya. (han)


Jangan Lewatkan