oleh

TUNGGU SELESAI DICETAK

Kartu Hijau Pedagang Pasar Raya Padang Urung Dibagikan

PADANG (Metrans)

Rencananya dibagikan pada tanggal 15 kemarin, Kartu Hijau untuk pedagang di Pasar Raya Padang blok 1 lantai 1 urung diberikan pada para pedagang. Hal tersebut jadi perhatian Dewan Perwakilan (DPRD) Kota Padang melalui Komisi II DPRD Kota Padang. Komisi II mempertanyakan kenapa terjadi penundaan pembagian Kartu Hijau untuk para pedagang tersebut.

“Kami ingin bertanya pada Dinas Perdagangan Kota Padang, kenapa agendanya jadi mundur? Apa alasannya. Melalui hearing kali ini dengan Dinas Perdagangan Kota Padang, kita ingin memperjelas masalah tersebut,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Yandri pada Metrans, Jumat (17/3).


Sementara, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Endrizal, yang menghadiri hearing tersebut menjawab kebingungan publik yang disampaikan Komisi II DPRD Kota Padang, bahwa penundaan yang dilakukan Dinasnya terkait kendala teknis, yaitu proses pencetakan.

“Kartu itu sebenarnya sedang dicetak. Masalahnya teknis saja. Kemarin kartu itu kan ber-kop Dinas Pasar. Sekarang, karena ini di bawah Dinas Perdagangan, tentu kepala suratnya harus diubah menjadi Dinas Perdagangan Kota Padang. Paling lama seminggu kartu itu sudah selesai cetak,” jelas Endrizal.

Dalam hearing kali itu, ditegaskan juga oleh Komisi II DPRD Kota Padang bahwa Komisi II DPRD Kota Padang juga mengajukan permasalahan penertiban SPBU-SPBU nakal yang ada di Kota Padang. Sebagai tindaklanjutnya, ditegaskan, akan dilakukan pemanggilan terhadap pengusaha-pengusaha SPBU di Kota Padang untuk mengkonfirmasi perihal teknis penjualan bahan bakar yang mereka lakukan.

“Terkait kecurangan SPBU yang ditemui masyarakat, kita mengimbau masyarakat agar melaporkan langsung kepada Dinas Perdagangan. Laporan masyarakat akan langsung ditindaklanjuti. Akhir bulan ini paling lambat kita mengadakan pertemuan dengan para pengusaha SPBU untuk mendudukkan masalah ini,” kata Kepala Dinas Perdagangan Endrizal pada Metrans usai hearing.

Dari pertemuan dengan SPBU nantinya diharapkan para pelaku usaha SPBU mau mematuhi peraturan terkait keberadaan dan operasional SPBU di Kota Padang. “Jika ada persoalan, kita akan cepat menindaklanjuti. Laporan masyarakat sangat diharapkan,” kata Endrizal. (yyn)

 


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru