oleh



Kebakaran di Bayang Pessel, Dua Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah

PAINAN (Metrans)

Dua petak rumah warga Kampung Jambak, Kenagarian Kapeh Panji, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, ludes dilalap si jago merah, Selasa (19/11) sekitar pukul 09.45 WIB.

Dua rumah semi permanen itu, yakni milik Ruspanedi (40) dan Marianis (65) ludes terbakar ketika sang pemiiknya sedang tidak berada di rumah.


Berdasarkan dari keterangan warga, Pur (45) kepada Metrans mengatakan, kebakaran itu berawal adanya asap tebal yang muncul dari rumah Ruspanedi ketika dirinya sedang duduk di salah satu warung yang tidak jauh dari rumah korban.

Kemudian dirinya langsung menuju ke lokasi tersebut dan memberitahukan kepada warga setempat.

"Saya sedang duduk di warung dan melihat asap yang sangat tebal dan api sudah menyala dibagian belakang rumah korban," kata dia.

Melihat kejadian itu, ia bersama masyarakat langsung berusaha untuk menjinakkan api tersebut serta memberitahukan kepada Dinas Damkar. Namun, begitu cepatnya api membesar sehingga menjalar ke rumah sebelah milik Marianis.

"Tak berselang waktu lama satu unit armada kebakaran sampai di lokasi dan akhirnya 3 jam setelah itu api baru dapat dipadamkan," katanya.

Sementara, Kepala Dinas Polisi Pamong Praja dan Damkar Pessel, Dailipal mengatakan, dugaan sementara kebakaran itu dari sumber api yang dipicu akibat adanya arus pendek listrik, akibatnya kedua korban mengalami kerugian diperkirakan Rp300 juta.

"Untuk Ruspanedi diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp100 juta. Sedangkan Marianis ditaksir Rp200 juta," sebutnya.

Sementara itu, Kabid Damkar Pessel, Zulkifli menyampaikan, melihat belakangan kebakaran begitu mudah terjadi, pihaknya mengharapkan agar di setiap nagari untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk penanggulangan dan pencegahan kebakaran dengan cara mengundang dinas terkait.

Salah satu tujuanya itu adalah bagaimana cara penolongan pertama untuk memandamkan api tersebut. "Sebab, kalau api sudah membesar lama untuk dipadamkan,"katanya.

Ia menambahkan, saat ini baru ada lima kecamatan yang telah melakukan sosialiasi itu, yakni Kecamatan Koto XI Tarusan, Batang Kapas, Lengayang,  Lunang, dan Tapan. Dan kelima kecamatan itu sosialisasinya baru hanya dilakukan di kantor kecamataan.

"Jadi saya berharap pada tahun 2020, nanti di masing-masing nagari sosialisasi ini dapat dilakukan sehingga masyarakat dapat memamahaminya dalam penolongan pertama di saat terjadinya kebakaran," tutupnya. (mil)


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru