oleh



Kebakaran di Pasar Raya Padang, Empat Toko Tak Bisa Diselamatkan

PADANG (Metrans)
Empat petak toko yang terletak di lantai I blok I Pasar Raya Padang Kelurahan Kampung Jao Kecamatan Padang Barat Kota Padang, ludes dilahap si jago merah, Senin (4/11) dini hari.

Dua dari empat kios diketahui ditempati oleh Nofriandi (33) warga jalan Rasak Nomor 20 Kelurahan Lolong Belanti yang merupakan toko grosir berisikan kebutuhan pokok, sementara dua toko masih dalam keadaan kosong dan belum ditempati.

Kapolsek Padang Barat AKP Firdaus kepada Metrans mengatakan, kebakaran hebat itu terjadi pada dini hari yakni pukul 00.45 WIB. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.


"Ya, kejadiannya pada dini hari. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa," ujar Firdaus.

Terang Firdaus, awal terjadi kebakaran diketahui oleh saksi Febri (29) yang melihat gumpalan asap berasal dari dalam toko. Melihat hal demikian, yang bersangkutan memberitahukan kepada rekan-rekannya yang di lokasi tersebut.

"Selanjutnya saksi bersama warga lainnya mendekati kobaran api yang makin membesar. Sekira pukul 00.55 datanglah 6 unit armada Pemadam Kebakaran (damkar) setelah dikonfirmasi," sebutnya.

Berdasarkan keterangan saksi juga, tambah Firdaus, sekitar pukul 01.25 WIB api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum pihaknya tiba di lokasi. Namun TKP sudah keadaan hangus akibat lahapan si Jago Merah. 

"Beruntung, atas peristiwa itu tidak memakan korban. Namun kerugian mencapai Rp200 juta . Sementara penyebab kebakaran pihaknya masih melakukan penyeldikan," tutup Firdaus.

Sementara Kepala Bidang Operasi (Kabid Ops) Damkar Kota Padang, Basril menyebutkan, api telah memporak-porandakan bangunan yang berlokasi dibelakang Balaikota lama. Pasalnya, api tersebut berasal dari dalam bangunan.

"Untuk proses pemadaman, kami telah menurunkan 6 armada pemadam kebakaran dan satu kendaraan taktis. Selama proses pemadaman, tidak ada kendala mengingat akses tidak terlalu sulit," tuturnya.

Sambung Basril, proses pemadaman termasuk pendinginan berakhir pada pukul 01.25 WIB setelah tim damkar berjibaku memadamkan api. Dari peristiwa itu tidak sampai menimbulkan korban, namun kerugian mencapai Rp200 juta. (Buliza Rahmat)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru