oleh



Kejurnas Atletik, Sumbar Sukses Raih Medali Emas

Padang, Metrans- Setelah beberapa hari hanya mampu menyumbangkan medali perak, pada hari keempat, Minggu (4/8/19) pelaksaan Kejurnas atletik di Bogor Jawa Barat, Kontingen PASI Sumbar berhasil meraih medali emas. Medali emas itu disumbangkan Fauma Depril Jumra yang berlomba pada nomor Dasa Lomba putra senior.

Selain medali emas, pada hari keempat ini, atlet Sumbar juga berhasil meraih 1 perak dan 1 perunggu. Medali perak itu disumbangkan Siti Murhanisa pada nomor Lari 800 m putri U-20. Sedangkan medali perunggu disumbangkan Angelina pada nomor Jalan Cepat 20 km putri U-20.

"Kita sangat bersyukur, apa yang kami impikan untuk meraih emas, akhirnya terwujud, mudah-mudahan emas ini bisa menjadi motivasi bagi atlet lain, karena masih ada nomor final yang akan diikuti para atlet Sumbar," ujar Ketua PASI Sumbar S Budi Syukur, Minggu (4/8/19).
Sementara kejutan terjadi dalam Kejurnas ini, Pelari nasional asal Maluku Alvin Tehupeiory meraih medali emas pada lari nomor 100 meter putri senior, yang bukan merupakan spesialisasinya, dalam Kejuaraan Nasional atau Kejurnas Atletik U-18, U-20, dan Senior 2019.
Seperti diketahui, Alvin Tehupeiory yang merupakan salah satu atlet kebanggaan prajurit Korps Wanita TNI AD (Kowad) Kodam XVI/Pattimura tersebut memiliki spesialis di nomor lari gawang 400 meter putri.


Dalam perlombaan yang dilangsungkan di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Alvin menduduki peringkat pertama dengan catatan waktu terbaiknya 11.64 detik, menyisihkan pelari asal Jawa Barat Tyas Murtiningsih dengan catatan waktu 11.97 detik dan di tempat ketiga ada pelari asal Jawa Tengah, Liviana Rizki, dengan catatan waktu 12.07 detik."Saya cukup puas dengan hasil yang sekarang," ungkap Alvin Tehupeiory usai perlombaan.

Dia menjelaskan, meski turun dalam perlombaan 100 meter yang pertama kalinya. Dalam babak penyisihan kamis (1/8/2019) lalu dia mencatatkan waktu 11.71 detik.

Dalam Kejurnas Atletik 2019 ini, atlet pelatnas sejak 2017 ini mengaku melakukan persiapannya hanya membutuhkan waktu tiga bulan. Menurut dia, ini dilakukan ketika melakukan kecepatan dalam mengasah spesialisasinya lari gawang 400 meter dalam pantauan pelatih atletik, Ahmad Sumarsono Sakeh.

"Ketika latihan, pelatih berkata "Kenapa ngga coba di 100 meter saja", saya sebenarnya fokus di 200 meter tapi speednya bagus disuruh turun di 100 meter," kata Alvin.

Prestasi dari Alvin sendiri seperti, juara dua pada gelaran Panglima Open 2015 lomba lari 100 meter, juara dua lari estafet 4x400 meter putri pada PON Jawa Barat 2016, juara satu lari gawang putri 400 meter pada PON Jawa Barat (2016), juara satu pada tiga cabang olahraga (lari 400 meter gawang putri, estafet 4x400 meter putri dan lari estafet 4x100 meter putri) pada kejuaraan Panglima (2016) di Bandung.
Hingga juara satu lari gawang 400 meter putri pada Jawa Tengah Open 2017, juara satu 400 meter dan lari gawang putri 200 meter pada Kejurnas Senior di Jakarta (2018).

Jika pada SEA Games 2019 mendatang diturunkan dalam nomor atletik lari 100 meter, Alvin mengatakan akan berbuat lebih baik lagi dari catatan terbaik yang sudah diperoleh ini, 11.64 detik. "Saya akan berbuat terbaik untuk negara, daerah, orang tua dan kesatuan," kata atlet kelahiran Ambon, 5 April 1995 itu. (Faisal Budiman)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru