Komitmen Bantu Pasien Dhuafa, IZI Sumbar Luncurkan RSP

Asisten III Pemko Padang, Didi Haryadi menggunting pita saat peresmian RSP IZI Sumbar, didampingi Direktur Pendayagunaan IZI Pusat, Nana Sudiana usai peluncuran RSP Padang, Rabu (17/1).

PADANG (Metrans)

Memberi kemudahan bagi pasien dari berbagai daerah, yang jaraknya jauh dari Kota Padang, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) menyediakan Rumah Singgah Pasien (RSP) di Jalan Tarandam III No. 28 Sawahan Padang.

Pelayanan yang disediakan di RSP semua kebutuhan dasar pasien, misalnya tempat tidur, makan-minum, mandi, mencuci, serta antar jemput ke rumah sakit yang akan diberikan secara gratis bagi pasien dan pendamping pasien. Penerima manfaat akan diutamakan bagi keluarga dhuafa (miskin).


“RSP ini hadir karena kita melihat kebutuhan pasien dhuafa dari daerah Kota Padang yang kurang efektif dari segi biaya. Jadi RSP ini diperuntukkan bagi penerima zakat (mustahik) atau keluarga kurang mampu,” jelas Direktur Pendayagunaan IZI Pusat, Nana Sudiana usai peluncuran RSP Padang, Rabu (17/1).

Nana menyebutkan, pasien penerima manfaat RSP ini harus diseleksi terlebih dahulu. Kriteria pasien yang dimaksud yakni harus masuk dalam asnaf delapan atau penerima zakat, dan tidak menderita penyakit menular. Setiap pasien disarankan dengan satu orang pendamping saja.

Lebih lanjut, Nanan menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan sebanyak 20 RSP di seluruh Indonesia. Saat ini katanya sudah diluncurkan sebanyak 9 RSP, termasuk yang di Kota Padang ini. Pihaknya menargetkan untuk 2018 ini akan diluncurkan sekitar 5 RSP lagi di Indonesia.

“Program RSP ini sudah berdiri sejak Mei 2016, sudah ada dua di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, Balikpapan, dan Padang ini yang ke-9. Rencana tahun ini RSP juga akan diluncurkan di Medan, Lampung, Palembang, dan Kalimantan Utara,” ujar Nana kepada awak media.

Direktur Pendayagunaan IZI Pusat juga optimis akan meluncurkan RSP ini di seluruh daerah perwakilan IZI yang ada di Indonesia. Saat ini ia menyebutkan sudah ada 17 Cabang IZI seluruh Indonesia. Hal ini menurutnya RSP yang tersedia tidak mampu menampung pasien yang ada.

“Tugas social terhadap dhuafa ini bukan hanya urusan pemerintah, tetapi setiap orang punya kesempatan yang sama membantu sesama, terutama para muzzakki. Hingga akhir tahun penerima manfaat RSP sudah mencapai 1.200 lebih,” sebutnya.

Kemudian Kepala Perwakilan IZI Sumbar, Priambodo Ario Pamungkas, menyebutkan hal yang sama, bahwa RSP ini terkhusus bagi pasien kurang mampu yang kesulitan biaya tempat tinggal. Ia katakan, selama ini banyak kebutuhan mendesak bagi pasien yang berobat di rumah sakit rujukan.

RSP di Padang ini ia katakan menyediakan 10 tempat tidur khusus pasien, dengan ruangan yang luas dan memadai dengan menyediakan kebutuhan pokok pasien. Ia juga menyebutkan RSP ini akan diisi oleh 4mpat orang petugas, yaitu manajer, admin, petugas masak, dan petugas keamanan serta kebersihan.

“Kita menargetkan penerima manfaat tahun ini sekitar 120 pasien sampai akhir tahun. Kasihankan pasien kurang mampu bolak-nalik untuk rujukan dari kampong ke rumah sakit, biayanya mahal,” ujarnya.

Priambodo mengatakan akan melakukan audiensi dengan pemerintah terkait dalam menyukseskan RSP ini, terutama apabila tidak mencukupi tempat penampungan pasien. Selain progam RSP ini, Priambodo juga mengatakan IZI Sumbar memiliki program unggulan lainnya, yakni Lapak Berkah, Beasiswa SMK, dan Kampung Ternak.

RSP IZI Sumbar ini diresmikan langsung oleh Asisten III Pemko Padang, Didi Haryadi.

Turut hadir dalam peluncuran RSP IZI Sumbar ini, perwakilan Kemenkes Padang, Kemenag Sumbar, PDAM, serta beberapa perwakilan lembaga zakat lainnya, yakni Baznas Padang, Dompet Dhuafa, ACT, dan Mitra Ummat Madani Padang. (why)


Jangan Lewatkan