Korem 032/Wbr Gelar Latihan Menembak di Yonif 133/YS

Anggota Korem 032/Wbr sedang melakukan latihan menembak di lapangan tembak Yonif 133/YS, Kamis (22/03).

PADANG (Metrans)

Menembak secara mahir, cepat, dan tepat sesuai sasaran bukanlah sesuatu yang gampang. Secara umum, petembak harus mengerti teori menembak dan posisi sasaran tembak secara benar. Sesuai hal itu pula, Komandan Resor Militer (Korem) 032/Wirabraja terus melakukan latihan menembak bagi prajurit TNI-AD.

Pernyataan itu disampaikan oleh Komandan Detasemen Markas (Dandema), Mayor Inf Ponidi selaku penanggung jawab kegiatan latihan menembak triwulan I TA 2018, yang Letda Inf Sumantri didampingi selaku koordinator lapangan, di lapangan tembak Yonif 133/YS, Kamis (22/03).


“Kegiatan latihan menembak ini dilakukan tujuan untuk meningkatkan ketepatan,  kemahiran serta  ketangkasan dalam menembak bagi prajurit TNI,” ujar Dandema ini.

Lebih lanjut Dandenma memberikan pengarahan kepada anggota Makorem tentang jalannya latihan menembak, serta selama latihan menembak agar memperhatikan faktor keamanan. Ia menginstruksikan agar anggota Makorem mengikuti perintah pimpinan petembak (Pibak).

“Latihan menembak itu haruslah dilakukan sungguh-sungguh sesuai teori. Jangan sampai menghambur-hamburkan amunisi sesuai anggaran komando atas,” tegasnya.

Pernyataan yang sama juga disampaikan oleh koordinator latihan, Letda Inf Sumantri untuk mengkoordinir jalannya latihan serta menjelaskan mekanisme dan materi menembak. Dalam melakukan kegiatan menembak, ia katakan peserta harus mendengarkan instruksi pelatih agar kegiatan latihan bisa tertib dan aman.

Selain mengkoordinir, ia juga memeriksa jumlah personil dan kesehatan petembak. Ia juga memberikan pengarahan kepada anggotanya, agar dalam melaksanakan latihan menembak peserta harus lebih mengutamakan keamanan.

“Sebaik apapun kita latihan, jika dalam latihan ada salah satu anggota yang cidera maka latihan itu dianggap gagal,” sebutnya.

Adapun materi menembak yang dilakukan anggotanya ini kali ini yakni, tembak jarak 100 meter dengan sikap tiarap. “Latihan sepertin ini dilaksanakan setiap tri wulan sekali, agar seluruh prajurit Korem 032/Wbr semakin profesional dalam menembak,”pungkasnya. (why)


Jangan Lewatkan