oleh



Marlis Diberhentikan dari Partai Hanura dan Segera di-PAW

JAKARTA (Metrans)

Teka-teki tentang pencopotan Ketua DPD Hanura Sumbar Marlis dari jabatannya akhirnya berujung pemberhentiannya sebagai anggota partai dan segera mem-PAW-kan Marlis sebagai anggota DPRD Sumbar.

Seperti disampaikan Sekretaris DPD Hanura Sumbar Fauzi Novaldi kepada media, Senin (21/5), ada.dua surat diberikan Sekjend DPP kepada DPW Hanura Sumbar. Pertama SK nomor : SKEP 703/DPP-HANURA/IV/ 2018 tentang Pemberhentian H Marlis MM sebagai Anggota Partai Hati Nurani (Hanura) dan nomor 70/DPP-HANURA/IV/2018 ditanda tangani Ketum dan Sekjend tanggal surat 26 Agustus 2018 tentang PAW.


"Saya di Jakarta atas perintah Pak Sekjend DPP Hanura Hery Lontung Siregar, untuk menerima SK pemberhentian dan keputusan mem-PAW-saudara Marlis," ujar Fauzi Novaldi.

Dikatakan, memberhentikan Marlis itu maksudnya yakni dengan mencabut KTA partai, dan perintah mengembalikan seluruh aset Partai Hanura, dan surat keputusan berlaku sejak tanggal ditetapkan yaitu 17 April 2018.

"Uraian suratnya yakni persetjuan DPP Hanura untuk PAW anggota DPRD Sumbar dan menyetujui Edrizon Effendi, SE sebagai pengganti antar waktu (PAW) Drs H Marlis, MM," ujar Fauzi, dan mengatakan berdasarkan surat itu, DPP memerintah DPW Hanura Sumbar untuk segera memprosesnya.

(Baca juga: PTUN Jakarta Tolak Permohonan Daryatmo-Sarifuddin Sudding)

Edrizon Effendi yang ditunjuk untuk menggantikan Marlis di DPRD Sumbar, selama ini dikenal sebagai tokoh masyarakat Kota Sawahlunto, saat ini menjabat Bendaharawan Umum LKAM Sumbar dan Ketua Gebu Minang Sawahlunto.

"Ya adanya surat persetujuan PAW ini, DPW Hanura Sumbar akan melakukan percepatan proses dan menyurati Gubernur Sumbar, dan pastinya Ketua DPW Hanura Sumbar akan sangat memahami mekanisme PAW seorang anggota DPRD," ujar Fauzi.

Marlis ketika dikonfirmasi ikhwal pencopotan dan PAW dirinya justru mengatakan kalau dia memang bukan anggotanya Osman Sapta tetapi adalah berinduk pada Hanura dibawah pimpinan Daryatmo dan Syarifuddin Sudding, sementara tentang PAW, tentunya diserahkan kepada mekanisnmenya.

“Bagaimana mekanismenya. Saya rasa semua anggota dewan pasti ikut mekanisme,” tandasnya. (pep)


Editor :  John Edward Rhony

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2018



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru