Pusamania Borneo FC vs Semen Padang

Masih Bisa Kabau Sirah 

Para pemain Semen Padang saat menggelar latihan di Stadion Segiri Samarinda. (foto/Roni/SP)

SAMARINDA (Metrans)
Setelah gagal meraih poin di kandang Bali United, Semen Padang mengalih bidikan ke Pusamania Borneo FC yang akan dihadapi Hengki Ardiles dkk, Senin (8/5). Persoalanya, mampukah Kabau Sirah-julukan-Semen Padang meraih angka atas Pusamania Borneo FC.

Selain akan belaga di Stadion Segiri, Samarinda yang dikenal angker bagi tim tamu. Dalam laga yang akan digelar pukul 18.30 WIB ini, tuan rumah akan turun dengan kekuatan penuh, termasuk bakal menurunkan pemain bintangnya, Shane Smeltz. 

"Dalam sepakbola tidak ada yang tidak mungkin. Sama dengan sebelumnya target kita meraih angka. Memang ini partai berat, namun bila pertandingan berjalan normal, kami optimistis para pemain bisa meraih hasil positif," ujar pelatih Semen Padang, Nilmaizar, Minggu (7/5)


Kata Nil, kekalahan atas Bali United sudah dilupakan, para pemain sudah kembali fokus pada pertandingan dengan Broneo ini. "Kekalahan atas Bali menjadi pelajaran berharga bagi kami. Walau berat kami terima, namun semuanya sudah kami lupakan. "Kami tentu tak ingin larut dengan hasil ini. Sekarang kita kembali fokus dan membidik poin," kata Nil.

Sementara pemain belakang Semen Padang, Novan Setya Sasongko, optimistis menatap duel menghadapi Pusamania Borneo FC. Kekalahan atas Bali United menjadi pelajaran berharga.

"Kami tak ingin pulang ke Padang dengan tangan hampa dari dua kali pertandingan yang telah dijalani. Intinya, kami ingin memperoleh poin ketika menghadapi Pusamania Borneo FC," kata Novan.

Novan mengajak seluruh rekan setimnya di semua lini bekerja maksimal baik dalam mengadang serangan serta melakukan penyerangan ke jantung pertahanan lawan. Khusus di sektor pertahanan, ia bertekad tidak akan memberikan ruang bagi pemain lawan dalam melakukan serangan dari sisi kiri pertahanan Semen Padang.

"Kami tahu lini yang paling bekerja keras pada pertandingan nanti adalah sektor pertahanan. Untuk itu kami akan berupaya semaksimal mungkin dalam mementalkan setiap kesempatan dan peluang tuan rumah," lanjutnya.

Bicara soal striker Borneo FC yang berlabel marquee player, Novan menyebut tidak gentar dengan nama besar Shane Smeltz yang tercatat pernah memperkuat Timas Selandia Baru pada Piala Dunia tahun 2010.

Rekam jejak pemain berusia 35 tahun tersebut memang cukup mentereng. Tidak berlebihan juga mengingat dia adalah salah satu legenda di sepak bola di Liga Australia.

Pemain kelahiran Goeppingen, Jerman itu, berada di urutan kedua pencetak gol terbanyak dalam sejarah A League dengan catatan 92 gol. Rekor lain yang dicatatkan Shane adalah dua kali menjadi top scorrer dan pemain paling banyak mencetak hattrick di A League.

"Semen Padang juga punya marquee player dan pemain yang harus diantisipasi tim lawan. Yang jelas kami tidak akan mengantisipasi satu pemain, namun seluruh pemain lawan. Seluruh pemain sudah memiliki tanggung jawab menjaga pergerakan semua pemain yang berada paling dekat," tegas Novan. (can) 


Jangan Lewatkan