oleh

TRINITY THE NEKAD TRAVELER DIMINATI

Maudy Ayunda: Terima Kasih Warga Kota Padang

PADANG (Metrans)

Maudy Ayunda berterima kasih ke warga kota Padang karena telah ikut mendukung suksesnya film Trinity The Nekad Traveler. Film yang bercerita kisah seorang traveler bernama Trinity ini, mendapat perhatian masyarakat kota Padang.

Pasalnya setiap harinya ditonton oleh warga kota Padang, dari 350 hingga 400 orang sejak diluncurkan 16 Maret yang lalu. Film yang pemeran utamanya Maudy Ayunda ini, menyajikan kisah inspiratif seorang traveler perempuan yang tidak pernah merasa puas dan nekad untuk menjelajah dunia.


“Terima kasih Warga Padang. Saya suka masakan Padang, ini pertamakali ke Padang, senang banget,” ucap Maudy di jumpa pers di Plaza Andalas Padang, Selasa (18/3).

Sebelumnya Maudy yang sempat vakum selama tiga tahun di dunia intertainment. Tapi keikutsertaanya dalam Film Trinity The Nekad Traveler karena film ini menurutnya menantang dan sangat inspiratif. Selain itu ia menuturkan bahwa film ini beda dari film umumnya.

“Film ini murni tentang traveler, dan ceritanya sangat inspiratif. Aku suka dengan yang banyak memberi pesan inspiratif,” kata Maudy.

Film yang diproduksi Tujuh Bintang Sinema ini, diadaptasi dari novel Trinity tentang kisah-kisah perjalanan yang ditulis Trinity di blog pribadinya, naked-traveler.com. Blog ini sudah dikunjungi bahkan lebih dari 9 juta kali selama 12 tahun terakhir.

Selain Maudy, di film The Nekad Traveler ini juga dimainkan Hamish Daud, Ayu Dewi Rachel Amanda, Anggita Bolstreli, Babe Cabita, Cut Mini, Farhan, dan pemain lainnya. Film ini mengusung tagline, “Kemana Kaki Melangkah, Rumahku Indonesia” sebagai bukti betapa indahnya Indonesia tempat berpulang.

Eksekutif Produser, Lela Tresna juga mengatakan film ini sangat bagus dan inspiratif. Selain film ini dikemas lebih apik, fun juga dibumbui kisah cinta, persahabatan, dan rasa nasionalisme. “Ada lucunya juga, dan sekan-akan membawa penonton menikmati tempat traveler terkenal di dunia,” katanya.

Produser film ini, Agung Saputra menyebutkan pengerjaaan skenario film The Nekad Traveler dengan melakukan berbagai riset, yang memakan waktu dua tahun sejak 2014. Katanya proses shooting film ini selama dua bulan, di tiga negara dengan enam kota, yaitu di Indonesia, Filipina, dan Maldives.

“Sumatera kami pilih Lampung. Mudah-mudahan project ke depan wilayah Minang,” katanya di depan awak media.


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru