oleh



Mengurai Kemacetan Pasar Koto Baru, Polda Sumbar Tak “One Man Show”

PADANG (Metrans)

Jajaran Ditlantas Polda Sumbar tidak one man show dalam mengatasi macet parah pada hari pasar di Koto Baru, dan pihak Polisi Lalu Lintas di Polda Sumbar sangat bersungguh-sungguh menciptakan kelancaran arus lalu lintas di pasar itu.

"Tapi pengerahan Polantas saat hari pasar Koto Baru tidak solusi permanen, membuat ruas utama Padang-Bukittinggi itu tidak macet. Artinya kami jajaran Ditlantas Polda Sumbar bukanlah satu-satunya pihak yang bisa menyelesaikan masalah ini," ujar Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Singgamata, SIK, MH, Senin (19/3) kepada media di Padang.


Menurut Singgamata, masalah macet di Pasar Koto Baru itu bisa tuntas diselesaikan, jika semua pihak terkait bekerjasama dan sama-sama bekerja.

"Niatnya satu, semua semata-mata demi rakyat," ujar Singgamata.

Bahkan, kata Kombes Pol Singgamata, Kapolda Sumbar Irjend Pol Fakhrizal melalui Ditlantas dua bulan terakhir ini fokus atasi krodit lalu lintas di Pasar Koto Baru, bukanlah menandakan bahwa hanya polisi yang one man show.

"Tapi polisi hanya mencoba mengajak dan mengingatkan kembali bahwa ini ada masalah sosial di tengah masyarakat yang sudah belasan tahun dan harus dituntaskan segera, kalau tidak maka "penyakit" ini akan semakin parah," ujarnya.

Sehari tadi, untuk mengatasi kemacetan akut di Pasar Koto Baru, Wadirlantas AKBP Hari Mulyanto dan Kasubdit Dikyasa Kompol Ari Wibowo berjibaku bersama jajaran Lantas Polres Padang Panjang untuk membuat arus lalu lintas lancar di sana.

Kombes Pol Singgamata menekankan harapan kepada gubernur dan DPRD Sumbar serta semua pemangku kepentingan lain mengetok palu tahun ini mengganggarkan renovasi dan perluasan Pasar Koto Baru ke belakang.

"Solusi logisnya perluas pasar ke belakang, Insya Allah semua pasti bisa jika ada kemauan," ujar Singgamata.

Menurut AKBP Ari Wibowo saat cipta kondisi di ruas Pasar Koto Baru tadi arus sedikit lancar.

"Tapi soal areal parkir yang Sabtu kemarin digotong-royongkan kondisinya becek karena hujan, belum bisa dimanfaatkan hari ini, tapi dalam minggu ini pihak Bina Marga akan melakukan pengecoran," ujar Ari.

Sementara pihak wali nagari dan kepala pasar serta beberapa perwakilan pedagang dan pemilik tanah di belakang pasar, menurut Ari Wibowo, sudah setuju solusi perluasan pasar tersebut.

"Tanah siap utk dibebaskan. Sekarang bola ada di pemerintah daerah. Ada kemauan atau tidak," ujar Kepala Pasar Koto Baru seperti disampaikan Kompol Ari Wibowo.

Sementara itu, jajaran Polri dengan pihak terkait hanya bisa memberikan obat sementara saja melakukan manajemen dan rekayasa lantas di lokasi.

"Mulai dari penataan parkir, mencegah semakin lubernya orang-orang beraktifitas ke badan jalan dan melakukan pagar betis di sepanjang pasar,"ujar Wadirlantss AKBP Hari Mulyanto

Tapi menurut AKBP Hari Mulyanto tindakan rekayass tersebut hanya sementara sambil menunggu obat sebenarnya diberikan yaitu renovasi dan perluasan pasar ke arah belakang.

"Polri yakin jika gubernur dan DPRD serta semua pihak terkait bersatu maka masalah yang sudah belasan tahun ini bisa tuntas," ujarnya.

Dan jika pasar diperluas kebelakang keuntungan ekonomi juga dirasakan rakyat petani sayur.

"Sudah pasti berdampak ikutan positifnya, dipastikan pendapatan rakyat petani sayur akan meningkat karena transaksi jual beli semakin nyaman dan mungkin nanti hari pasaran bisa ditambah bukan hanya setisp Senin saja," ujar Singgamata.

Menurut mantan Kapolres terbaik penilaian Kompolnas ini, pelebaran pasar, rakyat di Koto Baru pasti senang dan pasti bangga melihat pemerintah daerah peduli kepada kesejahteraan rakyatnya.

"Mari bersama kita bisa. Demi rakyat sumbar yang sama-sama kita cintai,"ujar Kombes Pol Singgamata. (han)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru