oleh



Merasa Dirugikan Keputusan Wasit, Persikopa tak Lanjutkan Pertandingan

Padang, Metrans - Laga kedua babak delapan besar Liga 3 Grup E antara tuan rumah Batang Anai melawan Persikopa Kota Pariaman di Lapangan DT Sampono Ketaping, Kamis (19/9/19) sedikit ternoda. Persikopa tidak ingin melanjutkan pertandingan, karena merasa dirugikan oleh keputusan wasit yang memimpin laga ini. Persikopa meninggalkan lapangan di menit ke-59 dalam kedudukan 2-0 untuk keunggukan Batang Anai. 

"Kita belum memberi keputusan, kejadian ini telah kita laporakan ke panitia disiplin. Soal hasil, tentu kita serahkan ke mereka. Tugas kita hanya memberikan laporan, termasuk hasil pertandingan. Laporan kita adalah mogok bertanding. Kita tunggu aja hasil keputusan kondisi. Apakah pertandingan dilanjutkan atau kemenangan diberikan ke Batang Anai," ujar Komite Wasit Asprov PSSI, Syarul Gafar yang menyaksikan laga antara Batang Anai dan Persikopa ini.

Kata Syahrul, kerjadian berawal dari portes pemain Persikota kepada wasit yang hanya memberikan kartu kuning ke pemain Batang Anai yang melakukan pelanggaran. Penilaian para pemain Persikopa pelanggaran yang dilakukan pemain Batang Anai FC ini harus diganjar kartu merah. "Menurut wasit, pelanggaran pemain Batang Anai belum keras dan hanya diganjar kartu kartu kuning. Keputusan wasit ini tidak mau diterima pemain Persikopa dengan melakukan protes. Tapi ada satu pemain yang sebelumnya sudah mendapat kartu kuning, melakukan protes dengan kata-kata yang tidak pantas kepada wasit. Pemain Persikopa ini langsung diganjar kartu merah," terang Syahrul Gafar.


Dijelaskan Syahrul, keptusan wasit memberi kartu merah ini tidak diterima tim Persikopa. Semua pemain mereka meninggalkan lapangan. Setelah beberapa kali dipanggil wasit, tim ini tidak lagi mau masuk ke lapangan.
"Wasit telang memanggil beberapa kali tim Persikopa, namun mereka tidak lagi mau masuk ke lapangan. Mereka menyatakan tidak ingin melanjutkan pertandingan," terang Syahrul.

Sementara Ketua Panitia Liga 3 Sumbar Yulius Dede menyatakan, sesuai regulasi pertandingan tentu ada sangsi yang akan diterima, namun semua diserahkan ke panitia disiplin. "Ini kerjanya panitia disiplin, namun sesuai regulasi ini namanya mogok bertanding, tentu ada sangksi yang akan diterima bila salah satu tim tidak menyelesaikan pertandingan," terang Yulius Dede. (Faisal) 


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru