oleh



Miliki Tiga Plat Sekaligus, Mobil Dinas Wakil Bupati Tanah Datar Terjaring Razia di Pekanbaru

PEKANBARU (Metrans)

Mobil dinas Fortuner warna hitam dengan nomor polisi BA 2 E diduga milik Wakil Bupati Tanah Datar, Zuldafri Darma, terjaring razia yang dilakukan Ditlantas Polda Riau, di Jalan Cut Nyak Dien, tepatnya di samping Puswil Kota Pekanbaru, Selasa (3/9).

Ironisnya, mobil berplat merah tersebut memanipulasi nomor polisi dengan menggunakan tiga nomor polisi berplat merah agar tidak diketahui identitasnya.


Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Wimpiyanto mengatakan, pihaknya hari ini melakukan kegiatan operasi Patuh Muaratakus hari yang ke-enam. Namun ada yang berbeda, kali ini pihaknya melakukan penindakan terhadap satu unit mobil dinas yang menggunakan tiga plat sekaligus. Plat yang digunakan mobil tersebut ialah BA 1046 BS , BA 1585 E, dan BA 2 E.

"Iya, ada kita tindak kendaraan yang diduga milik pejabat yang dibawa oleh pengemudi yang pengakuannya itu warga Sumatera Barat. Mobil ini menggunakan plat nomor tidak sesuai dengan peruntukannya. Yang seharusnya itu mobil dinas tapi dia mengunakan plat non dinas. Jadi ini adalah pelanggaran yang tidak patut untuk dilakukan," ujar Wimpiyanto seperti dilansir dari GoRiau, Selasa (3/9) siang.

Ia mengatakan, atas pelanggaran tersebut, pihaknya melakukan penindakan berupa penilangan dengan menahan SIM pengemudi kendaraan dan STNK kendaraan untuk dipertanggungjawabkan. Hal itu diketahui berawal dari kecurigaan petugas yang melihat kondisi plat mobil dalam keadaan tidak wajar.

"Ketika diperiksa sama petugas ternyata plat nya itu berlapis-lapis dan kita ga tau juga tujuannya apa. Makanya nanti kita akan tanyakan apa tujuan menggunakan plat nomor yang sekian banyaknya," terang Wimpiyanto.

Selanjutnya kata Wimpiyanto, pihaknya menduga hal itu dilakukan karena malu menggunakan mobil dinas untuk keperluan pribadi, sehingga membuat plat palsu agar tidak menjadi sorotan masyarakat.

"Ya itulah indikasinya kemungkinan dia malu membawa mobil dinas untuk jalan-jalan atau keperluan pribadi. Ya seharusnya kalau itu diperuntukkan negara untuk keperluan dinas ya digunakan untuk kegiatan dinas, bukan kegiatan yang sekiranya bisa membuat pandangan yang berbeda oleh masyarakat," tandas Wimpiyanto.

Sementara, informasi yang berhasil dihimpun Metrans, hari ini Wakil Bupati Tanah Datar, Zuldafri Darma memang memiliki agenda untuk menghadiri acara Partisipasi One on One Meeting pada Forum Investasi di Pekanbaru.

Namun, hingga berita ini diturunkan, Metrans masih mencoba menghubungi sang Wakil Bupati untuk memastikan terkait kejadian tersebut. (*/han/eri/tim)


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru