UNTUK EFEKTIFITAS DAN EFISIENSI

Mulai Tahun ini, UNP Hapus Wisuda Periode Mei

Suasana wisuda terpusat (sistem tunggal) periode 108, Sabtu (25/3/2017) kemarin.

PADANG (Metrans)

Universitas Negeri Padang (UNP) telah menetapkan pelaksanaan wisuda hanya dua kali setahun. Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) UNP, Azhari Suwir, SE., kepada Metrans usai upacara Hardiknas, baru-baru ini.

Menurut Azhari ketetapan ini berdasarkan hasil rapat Majelis Pimpinan Universitas (MPU) UNP. Penetapan wisuda dua kali setahun ini karena berbagai alasan, terutama untuk efisiensi, efektif, dan memudahkan semua aspek dalam pelaksanaan wisuda. Azhari pun menuturkan ada kemungkinan peraturan ini akan jadi permanen.


"Wisuda Mei tidak ada lagi, mulai tahun ini wisuda UNP hanya Maret dan September, karena wisudanya sudah terpusat, tidak ada lagi di fakultas," jelas kepala BAK UNP kepada Metrans Selasa (2/5) kemarin.

Kemudian Azhari pun menambahkan, bahwa sebelumnya UNP juga pernah memberlakukan pelaksanaan wisuda dua kali dalam setahun, dan berakhir tahun 2010. Dengan pertimbangan untuk memberi kesempatan kepada lulusan untuk lebih cepat mencari kerja, terutama untuk ikut tes CPNS, sehingga sejak tahun 2011 diadakan wisuda tiga kali setahun. Akhirnya, tahun ini ditetapkan kembali wisuda hanya dua kali per tahun.

"Dulu tes CPNS bulan Agustus, makanya kita lakukan wisuda tiga kali setahun. Sekarang, tes CPNS sudah dua kali moratorium, waktunya dempet dengan Ramadhan, jadi kita putuskan dua kali saja," paparnya.

Pernyataan itu juga telah dibenarkan oleh Wakil Rektor I UNP, Prof. Dr. Yunia Wardi, M.Si., bahwa pemberlakuan wisuda dua kali setahun ini telah diputuskan dalam rapat MPU bulan April yang lalu. Alasannya, menurut Yunia ini wisudawannya sangat sedikit, dan jaraknya terlalu dekat dengan periode Maret, sehingga ditakutkan persiapannya kurang maksimal.

WR I UNP ini mengakui bahwa peraturan tersebut belum permanen sepenuhnya. Hal ini karena ia berpendapat sewaktu-waktu bisa berubah sesuai berbagai pertimbangan situasi dan kondisi. "Tahun ini wisuda Mei sudah pasti tidak ada, apalagi kita akan menyambut Ramadhan, tapi yang jelas ini semua demi mahasiswa juga, dan tidak merugikan mahasiswa," sebutnya.

Sebelumnya, Rektor UNP, Prof. Dr. Ganefri, Ph.D., awal April yang lalu juga sudah pernah menyinggung tentang pelaksanaan wisuda ini. Menurut Ganefri pemberlakuan pelaksanaan wisuda dua kali ini demi memberikan yang terbaik kepada mahasiswa, termasuk pelayanan pelaksanaan wisuda yang terbaik, dan lebih berkesan.

"Ya, tahun ini kita mulai dua kali setahun, dan ini tidak akan merugikan mahasiswa. Wisuda itu sebenarnya hanya "alek"nya saja, yang pentingkan yudisiumnya," kata Ganefri kepada Metrans, Kamis (6/4) yang lalu. (why)


Jangan Lewatkan