oleh

HASILNYA DIBELIKAN CINCIN UNTUK PACAR

Nenek Dahlia Dirampok Oleh Cucu Sendiri

PADANG PANJANG (Metrans)

Dahlia (74) warga Pincuran Tinggi, Panyalaian, X Koto, Kabupaten Tanah Datar disekap dan gelang emas miliknya dirampok oleh cucunya sendiri, RM (19) di kediamannya, Senin.

“Laporan kita terima  sekitar pukul 17.00 WIB, kita langsung bergerak ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP).   Di lokasi, penyidik  langsung mengidentifikasi dan melakukan olah TKP,” sebut Kasat Reskrim Polres Padang Panjang AKP Julianson, Selasa (19/9).


Sementara itu, pasukan buru sergap (buser)  Satreskrim Polres Padang Panjang  masih bergerak di lapangan untuk mendeteksi keberadaaan tersangka.  Setelah pelaku dipancing keluar, akhirnya  pulang ke kediamannya, sekitar pukul 17.00 WIB  Senin sore.  Tidak menungg lama,  Buser langsung melakukan penangkapan terhadap RM di depan kediamannya.

“Penangkapan dilakukan,  tersangka langsung diciduk untuk diproses,” ungkap Julianson pada Metrans di Mako Polres Padang Panjang.

Sementara dari hasil interogasi penyidik, tersangka RM melakukan perampokan  itu bersama seorang teman yang baru saja dikenalnya bernama RD.  Ulah dendam, tersangka RM dan RD nekat merapok di rumah  korban.

Sekitar pukul 15.00 WIB, kedua pelaku mendatangi rumah korban.  Tersangka mengetuk pintu, merasa kedatangan tamu korban menuju pintu melihat siapa yang datang. Mengetahui cucu yang datang,  korban langsung membuka pintu.

“Saat saya bukakan pintu, saya langsung didorong ke dinding dan disekap pakai jaket. Saya berteriak dan menyebut-nyebut nama  tersangka. Tidak mengabaikan teriakan saya, RM langsung merampas  perhiasan saya,” sebut Julianson mengulang  keterangan korban. Atas perampokan tersebut korban mengalami kerugian Rp 9,8 juta.

Terkait aksi perampokan tersangka pada korban yang merupakan nenek kandungnya itu berawal dari  dendam kasumat tersangka yang pernah dituduh mencuri uang nenek, sekitar  bulan Agustus 2017 lalu. Tuduhan  korban tidak dapat diterima tersangka.

“Ya, saya dendam karena saya dituduh mencuri uangnya beberapa waktu lalu. Saya bersama  GD (20) nekat untuk  merampok nenek saya dengan cara ini,” ungkap RM  mengakui perbuatannya pada polisi.

Dikatakanya, setelah berhasil merampok perhiasan nenek, tersangka langsung menjual hasil rampokannya seharga Rp7,5 juta   ke salah satu toko emas di Kota Bukittinggi. “Uangnya  buat hura-hura dan  separohnya lagi saya belikan  perhiasan cincin emas buat pacar saya,” ujar RM.

“Kasus terus dikembangkan, penyidik tengah mengumpulkan sejumlah keterangan saksi.  Untuk tersangka RD, masih tetap dalam pemburuan polisi. Saat ini kita telah mengamankan sejumlah barang bukti, uang  dan   perhiasan emas  untuk  diproses lebih lanjut,”  ujar Kaur Humas Polres Padang Panjang Iptu Syafrul. (pul)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru