oleh



Ombilin Sawahlunto Jadi Warisan Dunia, Dirjenbud: Jika Salah Kelola, Warisan Bisa Dicoret

JAKARTA (Metrans)

Kota Sawahlunto resmi masuk daftar Situs Warisan Budaya Dunia UNESCO dalam pergelaran Sesi Ke-43 Pertemuan Komite Warisan Dunia, Sabtu (6/7), di Kota Baku, Azerbaijan. Namun, jika pemerintah RI salah kelola, status warisan dunia pun bisa hilang.

Hal itu dikatan Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid, saat menggelar jumpa pers soal penetapan Ombilin Sawahlunto jadi warisan dunia di Museum Nasional, Jakarta Pusat, Minggu (7/7). Menurutnya, UNESCO memiliki kewenangan dan UNESCO akan bisa memberikan evalausi terus menerus terhadap cara pemerintah mengelola warisan dunia itu.


"UNESCO kewenangannya dia akan bisa memberikan evalausi terus menerus terhadap cara kita mengelola. Dia punya mekanisme. Seandainya kita tidak pintar mengelolanya, banyak menyalahi aturan dan segala macam, bisa masuk in dangerous list," kata dia dilansir dari detik.com.

Jika Indonesia tidak tepat mengelola kawasan tersebut, Sawahlunto dapat dicoret dari daftar warisan budaya dunia. Hal tersebut diingatkan Hilmat sebagai konsekuensi besar yang bisa dihadapi.

Kalau kita masih nekat juga, mereka bisa coret itu. Jadi ini yang kita ingatkan betul ke temen-temen semua stakeholder bahwa sekali kita menetapkan ini, ini konsekuensinya besar," tegas Hilmar.

Hilmar pun mengatakan masuknya Kota Sawahlunto sebagai warisan dunia tidak main-main. Hilmar menegaskan kembali UNESCO akan terus mengawasi.

"Tidak bisa kita bilang tahun ini tetap, besok kita keluar, nggak bisa. Jadi perannya UNESCO sangat besar dalam pengawasan itu," tuturnya.

Sebelumnya, diberitakan pertambangan batu bara era kolonial Belanda, Ombilin, di Sawahlunto, Sumatera Barat, ditetapkan sebagai warisan duniakategori budaya. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memperjuangkan pengakuan ini sejak 2016. (tim/dtk)


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru