Pada Lokasi Berbeda, Dua Pasang Remaja Mesum di Padang Digerebek Warga

Sepasang dari dua pasang remaja mesum sedang didata petugas

PADANG (Metrans)
Pasangan remaja yang kedapatan mesum di tempat kos-kosan dan kamar kontrakan di dua lokasi berbeda, digerebek warga, Jum'at (10/4). 

Satu pasang digerebek warga di rumah kontrakan di sebuah gang di Padang Baru Timur, sementara satu pasang lagi digerebek dalam kos-kosan khusus wanita di Jalan Jondul 5 Parupuak Tabing, Kecamatan Koto Tangah.

Kasat Pol PP Kota Padang, Alfiadi mengatakan, kedua pasangan yang dibawa ke Mako Satpol PP Jalan Tan Malaka Padang itu, kedapatan oleh warga setempat berduan di kamar kos dan kontrakan.


"Benar, ada dua pasangan yang kita amankan ke Mako Satpol PP, mereka diketahui bukan suami istri. Ke dua pasangan tersebut tidak bisa menunjukkan kartu pengenal identitas maupun surat nikahnya, dan untuk sementara kita amankan dulu ke Mako," ujar Kasat Pol PP Padang Alfiadi saat dihubungi Metrans.

Pasangan yang pertama, laki-laki inisial JS (24), warga Siberut Tengah dengan pasangannya perempuan AT (22), masih berasal dari Siberut Tengah, diamankan warga di dampingi Babinkantibmas di dalam rumah kontrakan di sebuah gang di Padang Baru Timur.

Sedangkan pasangan kedua, laki-laki inisial IW (21), warga Painan dengan pasangannya  wanita AA (21) juga dari  Painan, Pesisir Selatan berstatus pacaran ini di gerebek warga tempat  kos-kosannya di  jalan Jondul 5 Parupuak Tabiang Kecamatan. Koto Tangah Padang Sumatera Barat.

"Mereka sekarang sedang kita data dan kita lakukan penyelidikan oleh PPNS," katanya.

Menurut Alfiadi, salah seorang pasangan yang sudah di data tersebut sempat berkilah kalau mereka tidak melakukan perbuatan mesum di dalam kontrakan.

"Pasangan yang diamankan warga di Tabing mengatakan kalau mereka tidak berbuat mesum,  berbeda dengan keterangan warga setempat. Untuk mengelabui warga, motor laki-laki ini sudah dimasukkan oleh wanita ke dalam kontrakan,  berawal dari kecurigaan tersebut, masyarakat setempat melakukan pengerebekan. Saat di gerebek masyarakat, laki-laki diamankan warga dari dalam kamar mandi," kata Alfiadi

Terkait kepada dua pasangan mesum ini, Satpol PP Padang memanggil kedua orang tua yang bersangkutan guna menyampaikan perbuatan dari anak-anaknya, agar kedepannya mereka tidak lagi mengulangi.

"Kita tunggu hasil PPNS terlebih dahulu dan kedua pihak keluarga pasangan tersebut kita minta hadir ke mako, untuk pasangan yang di Mentawai kita minta pihak keluarganya yang ada di Padang untuk mewakili," kata Alfiadi.


Jangan Lewatkan