oleh

MESKIPUN KOTA KECIL

Padang Panjang Ingin Jadi Kota Percontohan

PADANG (Metrans)

Mimpi besar dibangun Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran. Kendati berkategori kota kecil, namun Padang Panjang ingin menjadi kota percontohan nasional dalam sejumlah bidang. Saat ini, Padang Panjang sudah meraih beberapa penghargaan seperti peringkat pertama Indeks Kota Cerdas Indonesia (IKCI) 2018 dalam kategori Kota Kecil, Piala Adipura dan lainnya.

Di sektor pemerintahan, Pemko Padang Panjang dalam waktu dekat akan melakukan kerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Komisi Informasi dan Transparansi Indeks.


"Membangun harus dimulai dari mimpi. Saya sudah bermimpi dan segera mewujudkannya. Langkah-langkah menjadikan Padang Panjang sebagai kota Cerdas dan Berintegritas sudah dilakukan," kata Fadly kepada Metrans, Senin (11/2) di Padang.

Di bidang pendidikan, Pemko Padang Panjang sudah menganggarkan dana pendidikan 20 persen lebih di APBD. Kemudian, di bidang olahraga Padang Panjang juga akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional Santri dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar.

"Di semua sektor akan kita kejar. Tujuannya jelas menjadikan Padang Panjang sebagai kota percontohan nasional dan menjadi kota tujuan," kata Fadly didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Marwilis.

Fadly mengakui selama ini Padang Panjang hanya menjadi kota transit dari Padang ke Bukittinggi serta daerah lain. Untuk itu, pihaknya tidak ingin lagi Padang Panjang hanya sebagai kota yang dilalui.

"Kita ingin Padang Panjang sebagai kota yang disinggahi. Menjadi contoh. Untuk itu, semuanya akan kita benahi," kata dia.

Bukan hanya sektor pemerintahan saja, namun di tengah masyarakat seperti pasar, pihaknya sudah menjadikan prioritas untuk ditata. "Dalam waktu dua tahun ini, akan kita lihat Pasar Padang Panjang yang berbeda. Kita ingin hal ini menjadi daya tarik pengunjung untuk singgah di Padang Panjang," ujarnya.

Fadly mengakui sebagai kota kecil, tentu banyak tantangan dan hambatan yang harus dilalui. Salah satunya adalah luas Padang Panjang yang minim.

"Padang Panjang itu kota kecil, tapi saya tidak ingin hal ini menjadi persoalan. Untuk berkembang, tentu ada saja peluangnya. Kita akan benahi infrastrukturnya, kita benahi pasar, kita benahi semuanya sehingga kita bisa maju," tegasnya. (pep)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru