oleh



Pasbar akan Punya RSUD Bertaraf Internasional

SIMPANG EMPAT (Metrans)

Tak berapa lama lagi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) bertaraf nasional akan berdiri di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat (Sumbar).

Pembangunan RSUD Jambakyang menelan biaya sebesar Rp134 miliar lebih itu akan segera dimulai. Sebab, peletakan batu pertama pembangunan RSUD itu telah dilakukan Bupati Pasaman Barat Syahiran, Senin (27/8).


"Ini bentuk keseriusan pemerintah daerah bersama DPRD untuk meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat," kata Syahiran usai peletakan batu pertana pembagunan RSUD Jambak.

Syahiran mengatakan pihaknya memiliki komitmen meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Apalagi daerah itu masih termasuk daerah tertinggal dan masih minim sarana kesehatan yang ada.

Untuk itu, kita bersama DPRD terus membuat anggaran meningkatkan pembangunan rumah sakit sampai ke tingkat bawah. Salah satunya dengan membangun rumah sakit yang layak,” kata dia.

Ia berjanji akan terus meningkatkan status rumah sakit di daerahnya. Tentunya dengan membenahi gedung pelayanan dan sarana penunjang kesehatan.

“Kita menargetkan pada tahun 2019 Pasaman Barat lepas dari status tertinggal. Salah satu indikator yang terus dibenahi adalah sektor kesehatan dan sektor lainnya,” kata dia.

Syahiran berharap kepada masyarakat agar dapat mendukung pembangunan RSUD ini sehingga berjalan dengan aman dan lancar.

"Kepada pelaksana diharapkan benar-benar memperhatikan kualitas bangunan. Selain itu juga memperhatikan lingkungan sekitarnya untuk kelancaran pembangunan," harap Syahiran.

Sementara Ketua DPRD Pasaman Barat Daliyus K memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah setempat yang begitu serius untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, salah satunya dengan membangun RSUD Jambak dan Rumah Sakit Pratama Ujung Gading senilai Rp25 miliar.
"DPRD dan Pemkab selalu serius untuk kepentingan masyarakat. Jika itu penting untuk masyarakat maka DPRD akan mendukung dalam penyusunan anggaran," kata Daliyus.

Menurutnya, dengan adanya bangunan kesehatan yang layak maka pelayanan kesehatan akan bisa ditingkatkan.

Daliyus berharap kepada masyarakat dan pihak terkait agar bersama-sama mengawasi pelaksanaan proyek itu, sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sementara itu Direktur Teknik PT Mam Energindo Hendri didampingi Kepala RSUD Jambak Budi Sujono mengatakan, RSUD itu akan dibangun tiga lantai dengan anggaran Rp134 miliar lebih.

"Kontrak kerja pembangunan RSUD selama 720 hari dan dikerjakan tahun jamak. Namun sampai Desember 2018 ini kita menargetkan gedung rawat jalan selesai. Kami mohon dukungan semua pihak untuk kelancarannya," kata dia.

Salah seorang tokoh masyarakat, Dedi Lesmana berharap agar pihak perusahaan yang mengerjakan proyek itu agar memperhatikan aspek lingkungan sekitar.

"Perhatikan lingkungan sekitar agar pembangunan ini jangan hendaknya merusak lingkungan sekitar karena yang akan menanggung akibatnya adalah masyarakat sendiri," kata dia.

Dedi Lesmana juga berharap agar kontraktor pelasana memakai tenaga kerja masyarakat sekitar sesuai kemampuan yang ada. (sta)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru