oleh

ASAL MAU BERHENTI MEROKOK

Pemko Solok akan Beri Piagam Penghargaan dan Uang Tunai

SOLOK (Metrans)

Walikota Solok Zul Elfian menyatakan Pemko Solok akan memberikan reward (penghargaan) kepada keluarga kurang mampu yang mau berhenti merokok. Reward tersebut berupa piagam dan uang tunai ini akan ditujukan untuk memotivasi masyarakat untuk pola hidup sehat. Hal itu ditegaskan Zul Elfian saat mencanangkan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) Hidup Sehat di SMKN 1 Kota Solok, kemarin.

“Kebiasaan merokok yang sudah menjadi budaya di tengah-tengah masyarakat. Selain membahayakan kesehatan, rokok menjadi salah satu pengeluaran yang cukup besar di setiap rumah tangga kurang mampu. Terkadang, biaya yang dikeluarkan untuk membeli rokok, lebih besar dari biaya kebutuhan pangan setiap bulannya. Padahal para perokok tahu bahwa rokok itu merusak kesehatan,” ujarnya.


Di samping berhenti mengonsumsi rokok, Zul Elfian juga mengajak seluruh masyarakat Kota Solok untuk membudayakan hidup sehat. Menurutnya, kesehatan merupakan salah satu upaya meningkatkan derajat kualitas hidup. Beberapa di antaranya adalah dengan rutin berolahraga, menjaga pola makan dan melakukan cek kesehatan secara berkala.

“Perilaku hidup sehat harus kita budayakan sejak dini. Perilaku hidup sehat, bukan semata-mata untuk mencegah berbagai penyakit yang tak diinginkan. Tapi juga untuk meningkatkan derajat kualitas hidup dan meningkatkan kesejahteraan. Coba kita bayangkan, seorang perokok bisa menghabiskan 1 hingga 2 bungkus rokok sehari. Dengan harga sekitar Rp 20 ribu, kita bisa menghitung berapa pengeluaran perbulannya. Padahal, dengan uang itu, banyak hal-hal positif yang bisa dilakukan. Baik untuk meningkatkan kualitas hidup, maupun meningkatkan kesejahteraan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Zul Elfian mengajak warga Kota Solok untuk bisa mengambil pelajaran dari beberapa negara yang mampu menekan kebiasaan merokok. Salah satunya Singapura yang mampu mengubah paradigma (pola pikir), bahwa merokok adalah budaya primitif.

“Di Singapura, masyarakatnya sudah malu merokok di depan umum. Di sana, budaya merokok dianggap sebagai perilaku primitif. Budaya dan perilaku hidup sehat seperti itu patut kita tiru,” ajaknya.

Sementara itu, Pencanangan Germas Hidup Sehat menurut Zul Elfian adalah sebuah langkah besar untuk meningkatkan derajat kesehatan warga Kota Solok. Zul Elfian berharap Germas tidak dijalankan setengah-setengah dan sekadar seremonial belaka. Pencanangan Germas ditandai dengan pelepasan balon Germas Hidup Sehat yang dilepas langsung oleh Wako Solok.

Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Kartu Jaminan Kesehatan Sumbar Sakato kepada penerima di tiap kelurahan serta penandatangan komitmen bersama dukungan Germas Hidup Sehat. Turut hadir dalam pencanangan tersebut Ketua GOW Ny Elfia Reinier, Kacab BPJS Kesehatan Cabang Solok Rizka Adhiati, pimpinan OPD Pemko Solok dan undangan lainnya. Acara tersebut ditutup dengan kegiatan deteksi dini IVA Papsmears (deteksi kanker serviks) bagi wanita yang telah menikah.

“Mari kita dukung Germas Hidup Sehat ini dengan penuh keseriusan dalam mengajak masyarakat untuk mementingkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. (rzl)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru