Penadah di Pesisir Selatan Dibekuk, 8 Unit Sepeda Motor Disita

Polisi saat menyita 8 unit kendaraan yang diduga hasil curian di rumah pelaku.

PAINAN (Metrans)

Tim Opsnal Satreskrim Polres Pesisir Selatan membekuk seorang yang diduga sebagai penadah sepeda motor curian, Rabu (12/2) sekira pukul 18.30 WIB. Pelaku yakni berinisial S (56), warga Kampung Alang Sungkai, Kenagarian Air Haji Tengah, Kecamatan Linggo Sari Baganti.

Penangkapan di bawah pimpinan Aipda Yandri Martin bersama Kapolsek Linggo Sari Baganti Iptu Hardi Yasmar, dan anggotanya berhasil membekuk berinisial terduga pelaku di kediamannya.


Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Cepi Noval melalui Kapolsek Linggo Sari Baganti Iptu Hardi Yasmar mengatakan penangkapan terhadap pelaku atas informasi dari masyarakat bahwasannya ada jual beli sepeda motor tanpa kelengkapan surat-surat yang sah di daerah tersebut.

"Dari informasi itu lah, anggota Reskrim Polsek Linggo Sari Baganti, langsung melakukan penyelidikan kebawah. Dan, benar didapatkan delapan unit sepeda motor berada di dalam rumah pelaku," kata dia.

Ia mengatakan, saat diminta menunjukkan surat-surat kendaraan, pelaku tidak bisa menunjukan surat kendaraan tersebut.

"Karena tidak dapat menunjukan surat-surat kendaraan yang sah, kita langsung mengamankan S, beserta barang bukti 8 unit sepeda motor, guna pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut," katanya.

Menurut keterangan pelaku, kata dia, sepeda motor tersebut berasal dari Bangko Marangin, Provinsi Jambi sebulan yang lalu, yang diangkut menggunakan mobil truk Colt Diesel dari Bangko ke Air Haji. 

Barang bukti sepeda motor yang disita yaitu satu unit sepeda motor Honda Verza warna hitam les biru, satu unit sepeda motor Yamaha Byson warna hitam les putih, satu unit sepeda motor Yamaha Aerox warna putih, satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna putih.

Kemudian, satu unit sepeda motor Honda Genio warna merah, satu unit sepeda motor Yamaha X-Ride RS warna hijau, satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam, dan satu unit sepeda motor Honda Grand warna hitam .

"Dan, sepeda motor itu akan dijual kembali oleh pelaku S," tutupnya.


Jangan Lewatkan