oleh



Penanggungjawab Sate KMS Padang: Temuan Sate Berdaging Babi Bukan Grup Kami

PADANG (Metrans)

Pascapenggerebakan yang dilakukan petugas gabungan yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan, Balai BPOM serta Satpol PP Kota Padang terkait temuan sate berdaging babi di kawasan Simpang Haru, Selasa (29/1) malam, Ilyas (30) Penanggungjawab Sate KMS Asli Cabang Padang angkat bicara.

"Kita ingin klarifikasi bahwa temuan daging sate yang diduga menggunakan daging babi itu bukan dari KMS grup. Melainkan merek dagangnya sendiri yaktu KMSB. Dan saya pastikan itu bukan bagian dari grup kami," kata dia saat diwawancarai Metrans via telepon, Rabu (30/1).


Lebih lanjut ia menjelaskan, sate KMS resmi menjadi bagian KMS grup yakni hanya di kawasan Siteba, Kampung Kalawi, Permindo dan Pattimura.

"Hanya ada 4 cabang itu di Padang. Selebihnya tidak ada hubungan dengan sate KMS. Kalau yang ditangkap tadi, bumbu, daging dan semuanya dipastikan berbeda," sebutnya.

(Baca juga: Terduga Penjual Sate Daging Babi Terancam Dipidana, Penjual Sate: Kita Semua Juga Makan Daging Itu)

Ia menjelaskan, sate KMS beserta logonya sendiri sudah memiliki sertifikat hak kekayaan intelektual dan juga sertifikat merek yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual pada tahun 2010 silam.

"Sudah ada sertifikatnya. Saya sendiri dipercaya sebagai penanggungjawab. Yang pemiliknya yaitu kakak kandung saya sendiri," sebutnya.

Tak hanya itu, ia juga menjamin kehalalan sate yang dijualnya. Ia bahkan siap untuk diperiksa bahan-bahan dari sate yang dijualnya.

"Kami menjamin kehalalan sate yang kami jual. Dan jika ingin diperiksa, kami siap," tutupnya. (Raihan)


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru