oleh



Pengamat: PSSI Harus Adakan Tes Psikologi untuk Pemain

PADANG (Metrans)

Pengamat olahrga dari Padang, Sumatera Barat (Sumbar) Uthan Hal Hakim menyebutkan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) harus mengadakan tes psikologi untuk para pemain yang bermain di liga tertinggi di Indonesia (ISL/TSC) supaya tidak adalagi pemain yang berkelahi di saat permainan berlangsung.

"Psikologi ini berguna untuk melihat betapa pemain mempunyai mental atau tidak," katanya di Padang, Senin (23/1).


Ia menjelaskan PSSI harus bergerak cepat untuk menjadikan liga di Indonesia lebih baik agar tidak ada lagi perkelahian antar pemain saat pertandingan berlangsung.

Dia menambahkan psikologi untuk pemain sepakbola bertujuan melihat apakah pemain ini mempunyai tempramental yang tinggi atau rendah ini bertujuan melihat penampilan individual maupun tim.

Menurutnya klub yang ada di liga Indonesia tim yang kalah mempunyai emosional yang tinggi di situlah pemain terlihat apakah mempunyai mental juara atau tidak.

"Keuntungan yang didapat oleh pemain dan tim ialah semangat juang yang tinggi ketika kalah dan pantang menyerah, dengan contoh Tim Nasional Vietnam melawan Tim Nasional Indonesia walupun mereka bermain hanya sembilan orang tapi daya juang mereka sangat luar bisa," ujarnya.

Dia menyayangkan sepakbola di Indonesia saat ini terlihat siapa yang petarung di lapangan itulah yang menjadi pemenang, tidak dengan skill yang dimiliki tetapi dengan tenaga untuk berkelahi dimilikinya agar bisa menang.

Sepakbola merupakan olahraga yang sangat indah dan menarik baik itu dari segi permainan dan pemain saar berlaga di lapangan.

Salah satu Pelatih Sekolah SepakBola Taruna Mandiri di Kota Padang  menyebutkan mulai dari anak-anak sampai orang dewasa sangat senang menonton permainan sepak bola apalagi nonton secara langsung di stadion.

"Dengan adanya tes psikologi untuk pemain yang berlaga di kompetisi depan bisa membantu banyaknya penonton yang ada di stadion sebeb yang penonton tidak hanya laki - laki saja tetapi juga ada anak - anak dan wanita," tambahnya. (bay)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru