oleh

BUPATI SOLOK GUSMAL:

Pengolahan Lahan yang Baik, Kunci Utama Keberhasilan Panen

AROSUKA (Metrans)

Gerakan menanam padi bukan hanya sekedar formalitas dalam menjalankan program, namun dapat dilaksanakan dengan tepat sasaran dan efektif, sehingga predikat daerah swasembada pangan di Kabupaten Solok dapat terwujud.

Hal tersebut dikemukan Bupati Solok Gusmal, dihadapan Dirjen Tanaman Pangan yang diwakili Kepala Balitbang Sumbar Dr. Ir. Chandra Indra Wanto, di Nagari Guguak Sarai, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Minggu (12/2).


Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Solok Hardinalis (Kobal), Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Perkebunan diwakili Kabid Pangan Holtikultura Sumbar Ir. Arzal, MP dan Kasdim 0309 Solok Mayor Supadi, A.S.

"Diperkirakan lima tahun mendatang kebutuhan padi (beras) akan terus meningkat, seiring dengan proyeksi pertambahan jumlah penduduk dan dikhawatirkan pencapaian sasaran produksi padi akan semakin sulit," tuturnya.

Lebih jauh Gusmal mengatakan, kegiatan gerakan percepatan tanam padi dapat mendukung swasembada beras nasional. Menurut dia, dalam rangka pencapaian peningkatan produksi padi tahun 2017 dengan target sebagai berikut, Intensifikasi budidaya padi Inhibrida, budidaya padi hibrida, budidaya padi teknologi salibu, budidaya padi jaar legowo super dan pengembangan unit pengelola pupuk organik.

Upaya lainnya dengan melakukan pengolahan tanah sawah yang sudah lama tidak ditanami. Dengan adanya pengolahan tanah yang sudah tidak ditanami maka diharapkan terjadi peningkatan luas tanam yaitu sawah bisa ditanami satu kali setahun bisa ditanami dua kali setahun.

Akhirnya akan memberi dampak terhadap peningkatan produksi padi demi kesejahteraan petani dalam mewujudkan pencapaian target swasembada pangan secara nasional.

Sebelumnya Kepala Dinas Pertanian Admaizon mengatakan, kegiatan ini sebagai momentum gerakan salah satu upaya optimalisasi pemanfaatan lahan sawah yang harus disikapi oleh petani, selaku pelaku utama dan pemangku kepentingan lainnya

Selain itu, kegiatan di sektor pertanian Ini memberikan sumbangan 45,01 % terhadap produk domestik regional bruto Kabupaten Solok.(ync)




COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru