oleh

KEPALA DEPARTEMEN KOMUNIKASI BANK INDONESIA:

Peran Media Massa Sangat Penting dalam Menjalankan Fungsi Bank Sentral

JAKARTA (Metrans)

Sedikitnya 580 wartawan Daerah se-Indonesia mengikuti kegiatan Pelatihan Wartawan Ekonomi yang diadakan Bank Indonesia mulai Minggu (19/11) hingga Rabu (22/11).

Dari 580 wartawan yang tergabung dalam media cetak maupun media elektronik tersebut, seluruh peserta diinapkan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta sekaligus acara tersebut digelar di Puri Agung (Ballroom) Grand Sahid Jaya.


Acara tersebut juga dihadiri Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Pimpinan Direktur Kebijakan Ekonomi dan Moneter, Yoga Affandi, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, Iskandar Sonorangkir dan Pengamat Ekonomi, Lana Soelistyoningsih.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Agusman mengatakan, dalam rangka menjalankan fungsi sebagai otoritas moneter, sistem pembayaran serta menjaga stabilitas sistem keuangan, Bank Indonesia memandang komunikasi merupakan hal yang sangat penting.

"Komunikasi yang lancar, efektif, dan efisien akan membuat transmisi kebijakan Bank Indonesia dapat diterima industri, pelaku usaha dan masyarakat secara cepat dan tepat sasaran. Termasuk dalam mengendalikan ekspektasi inflasi," ujar Agusman saat menghadiri acara Pelatihan Wartawan Bank Indonesia di Jakarta, Senin (20/11).

Ia mengatakan, komunikasi yang lancar, efektif, dan efisien tersebut, membutuhkan peran serta dari media massa sebagai institusi yang memiliki tugas untuk menyebarluaskan berita dan informasi yang obyektif dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Sebagai salah satu pilar demokrasi, media massa juga memiliki peran untuk mengawal kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh otoritas," tambahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, atas peran media massa yang besar tersebut, Bank Indonesia memandang penting untuk meningkatkan pemahaman wartawan media massa secara rutin, terutama terhadap fungsi Bank Sentral dalam kebijakan moneter, sistem pembayaran, dan stabilitas sistem keungan.

"Tema yang diangkat pada penyelenggaraan Pelatihan Wartawan Bank Indonesia kali ini yaitu 'Pengendalian Inflasi Daerah untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat'," katanya.

Ia mengatakan, untuk kali ini, Bank Indonesia menyelenggarakan pelatihan wartawan daerah secara bersama-sama di Jakarta untuk yang kedua kalinya. Setelah sebelumnya dilakukan oleh masing-masing Kantor Perwakilan Bank Indonesia.

"Dari 580 wartawan yang tergabung dalam pelatihan ini, merupakan wartawan media massa yang berasal dari 34 provinsi dan menjadi stakeholder dari 46 Kantor Perwakilan Bank Indonesia," katanya. (han)


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru