Polisi Lakukan Rekayasa Lalulintas di Pantai Padang

Pantai Padang

Padang, (Metrans) - Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat, akan memberlakukan rekayasa lalulintas di Kawasan Wisata Terpadu (KWT) Pantai Padang guna mengantisipasi kemacetan pada perayaan malam tahun baru 2017.


"KWT Pantai Padang akan menjadi lokasi titik kumpul masyarakat, sehingga perlu dilakukan rekayasa lalulintas untuk menghindari kemacetan," kata Kabag Ops Polresta Padang Kompol Sumintak di Padang, Rabu.

Ia mengatakan dalam rekayasa lalulintas tersebut para pengendara bermotor bisa memasuki pesisir pantai melalui jalan yang telah ditentukan. Seperti Jalan Hang Tuah, Jalan, Simpang Olo Ladang dan Jalan Muara.

"Akses masuk menuju pantai pada saat itu hanya melalui jalur ini dan akan berlaku sejak pukul 18.00 WIB pada Sabtu (31/12)," katanya.

Sedangkan jalur keluar dari pantai, lanjutnya, ada banyak jalan yang bisa digunakan, terutama jalan-jalan kecil yang menghubungkan Pantai Padang dengan Jalan Pemuda, Jalan Veteran dan Jalan Raden Saleh.

Ia mengatakan jalan kecil seperti kawasan Purus I, Purus II, Purus III, Purus IV dan Purus V akan menjadi jalan keluar. Ditambah jalur yang berada di depan Polsek Padang Barat akan menjadi jalur keluar dari pantai.

"Kita memberikan banyak akses keluar dari pantai sebagai bentuk persiapan apabila terjadi hal yang kontijensi seperti gempa dan teror bom," katanya.

Sementara Kasat Lantas Polresta Padang Kompol Hamidi akan menurunkan 164 personel satuan lalu lintas untuk mendukung rekayasa lalu lintas tersebut. Para petugas nantinya akan ditempatkan di persimpangan jalan.

"Petugas akan mengatur jalur lalu lintas pada jalur masuk dan keluar dari Pantai Padang, selain itu mereka juga akan patroli untuk mengurai kemacetan," jelasnya.

Terkait penindakan terhadap pelanggar lalu lint saat perayaan tahun baru, ia menegaskan akan menindak segala bentuk pelanggaran seperti tidak menggunakan helem, tidak menggunakan sabuk pengaman, bonceng tiga dan lainnya.

"Kita tegaskan agar masyarakat Kota Padang melengkapi surat-surat dan memenuhi standar yang ada ketika akan berkendara," katanya.

Pihaknya tidak akan memberikan kemurahan terhadap pelanggar lalu lintas yang dilakukan oleh masyarakat.

"Aturan Undang-undang itu berlaku setiap saat meskipun dalam perayaan tahun baru seperti ini, jadi jangan coba-coba untuk melanggar," katanya. (*)

 


 


Jangan Lewatkan