oleh

UPAYA TEKAN PENYAKIT MASYARAKAT

Program "Babaliak ka Surau" Polsek Kinali Didukung Kapolres

KINALI (Metrans) 
Kapolres Pasaman Barat AKBP Iman Pribadi Santoso S.Ik mendukung penuh terobosan yang diluncurkan Polsek Kinali dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, yaitu program kreatif dan inovatif dalam hal THTS dan mengurangi salah satu penyakit masyarakat.

Kapolsek Kinali AKP Syaiful Zubir, SH, MH didampingi Wakapolsek Iptu Padjri,SH yang dikonfirmasi Metrans di ruangannya, Senin (23/10) mengaku, selain judi dan narkoba, penyakit masyarakat yang sering dilupakan adalah mengunjungi masjid untuk beribadah atau istilah minangnya "babaliak ka surau".

Dia mengatakan, program yang dibuat ini bertujuan mengajak masyarakat kembali ke surau. Hal inilah memicu semangat jajaran Polsek Kinali untuk menghidupkan kembali surau.


Alasannya, surau sekarang ini jarang dikunjungi masyarakat, hanya waktu tertentu seperti bulan Ramadhan, surau ramai dikunjungi oleh masyarakat untuk beribadah tarwih, di luar itu surau kembali sepi.

"Dulu surau dijadikan tempat diskusi dan memecahkan masalah. Sekarang surau jarang dikunjungi oleh generasi muda. Kalau surau sering dikunjungi masyarakat dan generasi muda, lambat laun pekat dan narkoba  akan hilang sedirinya," terang mantan Kapolsek Panti ini.

Program yang baru berjalan dua bulan terakhir ini, lanjut alumni S2 Unand ini, baru beberapa surau yang dikunjungi oleh jajaran Polsek Kinali, salah satu surau yang dikunjungi yakni Mushalla Al Muhajirin Perumnas Basung Indah jorong Langgam Nagari Kinali.

"Disamping mengunjungi surau, pihaknya juga memberikan bantuan berupa semen atau lainnya yang dibutuhkan oleh surau, kemudian dilanjutkan goro bersama untuk membersihkan pekarangan surau," ucap mantan Kapolsek Pasaman itu.

Dengan adanya program ini, merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Polri tidak saja melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat, juga turut andil dalam membantu masyrakat untuk meningkat ibadahnya sesuai agamanya, salah satunya babaliak ka surau.

Sementara tokoh masyarakat Kinali Syafril, mendukung penuh terobosan yang dibuat Kapolsek Kinali. Program itu sangat cocok dengan tatanan hidup masyarakat Sumbar yakni adat Basandi Syara, Syara Basandi Kitabulah (ABS-SBK).

"Saya yakin, apabila program ini berjalan, pekat dan narkoba akan hilang di Pasbar khususnya Kinali. Sebab masyarakat terutama generasi muda sudah kembali ke surau," tegasnya. (Ron).


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru