oleh



PSP Makin Diminati, Pemain PON Jatim dan Papua Bergabung

PADANG (Metrans)
Meski hanya berlaga di Liga Indonesia III,namun minat pemain untuk bergabung dengan PSP Padang cukup tinggi. Malahan pemain yang sudah punya pengalaman di dunia sepakbola nasional yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia juga siap diseleksi agar bisa masuk tim berjuluk Pandeka Minang ini.

Beberapa pemain yang siap bergabung dengan PSP itu, di antaranya pemain asal Papua yang tahun lalu memperkuat  Pra PON, Josua dan pemain PON Jatim Wisnu Wardani.
Selain dua pemain ini, pemain asal Bandung juga berminat bergabung. Pemain asal Bandung itu, Yopi Rizal Yunanto dan Sony Hendriawan Mulyadi.

"Ya ada empat pemain dari Bandung, Jatim dan Papua ingin ikut seleksi. Kita akan uji mereka. Kalau memang layak dan sesuai kebutuhan tim, tentu akan kita ikat," ujar manajer tim Agus "Abien" Suardi didampingi asisten manajer Yendrizal Oyong, Pelatih Kepala Jhoni Effendi, kemarin (31/1).


Pemain ini, jelasnya, akan diuji dalam beberapa hari. Rencananya mereka akan sampai di Padang, Selasa (31/1). Mereka akan langsung bergabung dengan para pemain yang terlebih dahulu dipertahankan. "Karena program awal pelatih pembenahan fisik, maka mereka ini akan langsung kita gabungkan. Rabu atau Jumat kita akan lihat kemampuannya lewat games yang akan dilakukan tim pelatih," terang Abien.

Secara kualitas dan melihat rekaman yang diberikan, kata Abien, kemampuan empat pemain ini cukup menjanjikan. Malahan dua pemain yakni,Yopi Rizal Yunanto dan Sony Hendriawan Mulyadi pada Linus 2016 mereka sudah memperkuat PSP. "Secara teknik kemampuannya sudah teruji, namun kami tentu melihat perkembangan mereka, makanya kami akan melihat dari dekat kemampuannya," terang.

Sementara itu, 21 pemain yang masih dipertahankan manajemen tim sudah mulai melakukan persiapan. Sesuai program pelatih, pada persiapan awal ini dilakukan pembenahan fisik. Mereka menggelar latihan di dua tempat yakni di pantai dan bukit. "Hari ini kita latihan fisik di pantai. Dua hari kedepan kita latihan di bukit. Ini kami lakukan untuk mengukur daya tahan fisik para pemain," ujar Jhoni Effendi didampingi pelatih asisten pelatih Tri Atmaja, Zulmaidi Ben dan Ruben Christof.

Meski terbilang berat, namun semua pemain menjalankan dengan penuh semangat. Ini tentu menjadi nilai plus tersendiri bagi para pemain, karena dengan meningkatnya kualitas fisik, maka kemampuan individu baik skill maupun teknik akan muncul sendirinya. "Semua pemain begitu semangat menjankan instruksi yang kami berikan. Mudah-mudahan semangat ini terus berlanjut," terangnya. (can)  


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru