Piala Suratin U17 Putaran Nasional

PSP U17 Terhenti di 16 Besar.

Padang, Metrans- Perjuangan PSP U-17 di Piala Suratin U-17 Nasional terhenti di babak 16 besar. Menghadapi Wakil Jawa Timur di Lapangan Brantas Batu Malang, Senin (17/2/20), Panduka Mudo-julukuan-PSP U-17 gagal meraih kemenangan usai ditundukan Wakil Jatim 0-1 (0-1).

"Anak-anak sudah berjuang. Hasil ini harus kita terima dengan jiwa besar. Pertandingan hari ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi para pemain. Mudah-mudahan di iven lain kita bisa meraih hasil lebih baik lagi," ujar penanggung jawab tim PSP U-17 Agus "Abein" Suardi usai pertandingan.

Penampilan PSP U-17 dalam laga 16 besar ini cukup memuaskan. Meski tidak bisa turun dengan kekuatan terbaik, karena empat pemain utama tidak bisa dimainkan dalam laga ini akibat cedera dan hukuman akumulasi kartu, namun Pandeka Mudo mampu mengimbangi permainan Jatim.


Buktinya, baru lima menit jalannya pertandingan, Pandeka Mudo sudah mendapat peluang emas, namun karena penyelesaian akhir yang kurang sempurna peluang emas itu gagal menghasilkan gol.

Petaka baru terjadi untuk PSP U-17 di menit ke-15, wakil Jawa Timur ini mampu mencuri gol lewat serangan balik cepat. Terkejut dengan gol wakil Jatim ini, PSP makin meningkatkan gempurannya. Usah itu kembali menuai peluang, namun lagi-lagi peluang emas itu gagal menghasilkan gol, karena terburu-buru dalam penyelesaian akhir. Hingga turun minum kedudukan 1-0 untuk keunggulan Jawa Timur tetap bertahan.

Di babak kedua, PSP melakukan perubahan dengan memasukan beberapa pemain baru. Masuknya pemain baru ini makin menghidupkan serangan Pandeka Mudo. Beberapa peluan kembali tercipta.

Melihat sitausi ini, wakil Jatim ini juga melakukan perubahan. STrategi itu cukup berhasilan dengan suksesnya mereka menciptakan beberapa peluang. Peluang emas yang seharusnya menjadi gol bagi Wakil Jatim ini terjadi di menit ke-79, di mana wakil Jatim ini mendapat penalti. Beruntung penjaga gawang PSP U-17, Havis berhasil menggagalkan penalti itu.

Berhasilnya penjaga gawang masa depan Kota Padang ini mematahkan tendangan penalti, menambah motivasi para pemain meningkat. Serangan bergelombang terus mereka bangun, namun strategi itu mampu dibaca para pemain Jatim. Buktinya, hingga laga berakhir usaha keras para pemain PSP U-17 untuk membalas gol Jatim tidak menuai hasil, meski beberapa peluang kembali tercipta. (Faisal Budiman)
 


Jangan Lewatkan