oleh



PSSI Sumbar Tak Menyangka Seleksi Timnas U-18 Membludak

PADANG (Metrans) 
Sekitar 140 pemain kelahiran 1999-2000 mengikuti seleksi Tim Nasional U-18 Championship 2017 di Myanmar  yang digelar di Lapangan PSTS, Rabu (15/2).

Ratusan pemain ini berasal dari beberapa daerah di Sumbar termasuk pemain dari Akademi PSP, PPLP Sumbar, SKO, Semen Padang dan beberapa Sekolah Sepakbola. 

"Kami tidak menyangka jumlah pemain yang ikut seleksi ini sangat banyak. Awalnya kami prediksi hanya 50 pemain. Ini satu nilai plus bagi kita, karena kita bisa melihat talenta muda Sumbar ini," ujar tim seleksi Syafrianto Rusli dan Jhoni Efendi, Rabu (15/2).


Seleksi yang dilakukan tim, berupa games. Dari games ini, tim melihat skill, wawasan dan teknik bermain. Pemain yang layak, datanya akan langsung dikirim ke pusat. Pemain yang dinyatakan layak ini, nantinya akan melakukan seleksi tahap dua.

Seleksi tahap dua ini, kata Ketua Asprov PSSI, Indra DT Rajo Lelo, akan diikuti pemain yang lolos di beberapa provinsi. "Seleksi tahap dua adalah pengabungan pemain yang lolos seleksi tahap satu di beberapa provinsi. Seleksi ini akan dipusatkan di satu kota. Namun, di mana kotanya, kami masih menunggu. Namun, kami mengusulkan seleksi tahap dua ini digelar di Kota Padang," terangnya.
Pemindahan ini dilakukan, karena Stadion Agus Salim sedang direnovasi. 

Seleksi yang diperuntukan untuk pemain kelahiran 1999 dan 2000 ini, dilakukan untuk mencari pemain muda berkualitas yang akan dikirim ke pusat untuk mengikuti Pelatnas timnas U-18.

"Sesuai permintaan PSSI pusat, bahwa daerah wajib menggelar seleksi pemain muda ini. Jadwal yang diminta adalah 11 Januari, namun karena ada beberapa kegiatan sedang dilaksanakan Asprov, seleksi timnas U-18 ini kami tunda ke 14 Januari," ujarnya.

Sumbar sendiri mendapat kuota 15 pemain. Namun, belum bisa memastikan berapa pemain yang akan dikirim, soalnya Asprov akan mengirim pemain yang benar-benar berkualitas dan bisa bersaing di nasional nanti.

"Kami ingin pemain yang ikut seleksi ini benar-benar pemain berkualitas. Kalau memang ada 15 pemain sesuai kuota ini layak, maka kami kirim semuanya. Makanya, kami meminta Askot dan askab untuk mengirim pemain yang benar-benar layak. Bukan, hanya sekedar ikut," pintanya. (can) 
 


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru