oleh

BERLAGAK KERJA DI BIRO LISTRIK

Puluhan Juta Uang Pemasang Listrik Berhasil Diraup Rizky

SARILAMAK (Metrans)

Berlagak sebagai tukang pasang instalasi listik (biro listrik-red), Muhammad Rizky Jalius panggilan Rizky (28), warga Jorong Sipatai, Kenagarian Taram, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota terpaksa meringkuk di “hotel prodeo” karena ulahnya menipu puluhan masyarakat yang ingin memasang instalasi listrik ke rumahnya.

Kasus itu berawal ketika teman kakaknya ingin memasukkan jaringan listrik ke rumahnya. Namun, setelah uang diminta kepada korban sebanyak dua tahap berjumlah jutaan rupiah, ternyata jaringan listrik yang dijanjikan tidak pernah ada terpasang di rumah korban.


Beruntung kasus penipuan lewat modus pemasangan instansi listrik itu tidak sampai ke tangan pihak berwajib, karena kakak tersangka Rizky berhasil menyelesaikan masalah tersebut dengan cara mengembalikan uang korban.

Meskipun satu masalah telah berhasil diatasi kakak kandungnya, namun Rizky tak kapok membuat masalah baru. Dengan akal bulus, tersangka mendatangi calon korbannya dan menawarkan jasa untuk memasang listrik ke rumah calon korbannya tersebut.

“Untuk mempengaruhi para calon korbannya, tersangka mengaku bisa dengan cepat memasang instalasi listrik sampai lampu menyala, dengan catatan korban harus membayar jutaan rupiah baik secara tunai dan boleh dicicil dua kali angsuran.

Hal hasil, dari bujuk rayu itu tersangka berhasil memangsa puluhan orang korban. Sebagian besar korban lewat modus penipuan pemasangan instalasi listrik itu terjadi di kawasan Kecamatan Harau, dan kasusnya terjadi sepanjang  tahun 2016 lalu.

Kapolsek Harau AKP JL Toruan didampingi Kanitreskrim Polsek Harau Aiptu Ali Usman kepada Metrans mengungkapkan, usai mengantongi uang puluhan juta rupiah dari korbannya, puncak hidung tersangka Rizky tidak tampak lagi di Kabupaten Limapuluh Kota. Merasa ditipu, akhirnya beberapa orang korban membuat laporan ke polisi, atas dugaan penipuan.

“Untuk menghilangkan jejak, tersangka Rizky merantau ke sejumlah daerah di Propinsi Riau. Konon, di Dumai dan Duri, tersangka juga melakukan tindakan penipuan yang sama,” ulas AKP JL Toruan.

Diduga merasa terdesak akibat dicari-cari korbannya, akhirnya tersangka Rizky pulang ke kampungnya di Taram. Beberapa hari berada di kampungnya, pihak jajaran Polsek Harau mendapat informasi atas kepulangan  tersangka yang sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Limapuluh Kota itu. Dan dengan mudah, sekitar pukul 11.00 malam dia berhasil dicokok di rumahnya.

Untuk pengusutan lebih lanjut atas kasus penipuan yang dilakukan tersangka, penyidik sudah diminta keterangan sejumlah saksi terkait kasus tersebut. Adapun saksi yang sudah diminta keterangannya Irni Yusnita, Lenmawarti, Rinaldi, Marwan, Elvi, Supriyanto dan Teguh.


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru