oleh

SETELAH MAKAN SOTO AYAM DI KANTIN SEKOLAH

Puluhan Siswa SMAN 1 Unggul Sumbar di Padang Panjang Keracunan Makanan

PADANG PANJANG (Metrans)
20 orang siswa SMAN 1 Unggul Sumbar di kota Padang Panjang binaan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat mengalami keracunan makanan sehingga harus dirawat di Rumah Sakit Umum Kota Padang Panjang.

Pantauan Metrans di lapangan , Selasa (11/7) , puluhan siswa SMAN 1 Unggul Sumbar itu dirawat di sejumlah ruangan IGD RSUD Kota Padang panjang itu, dan yang mengalami gejala mual serta muntah adalah Venny, siswi kelas 10 .

“Saat saya sakit perut dan merasa mual-mual, saya dibawa ke UKS sekolah, namun sampai di UKS ternyata teman-teman saya telah banyak dan merasakan sakit yang sama, dan kami di minta untuk beristirahat di UKS terlebih dahulu, sekira pukul 10.30 WIB kami baru dibawa ke RSUD," ungkap Venny.


Venny juga mengatakan, hingga saat ini ia telah mengalami 15 kali muntah dan 7 kali diare. Dan menurut pengakuannya, soto ayam yang ia makan, ayamnya sedikit kurang enak.

"Saat saya makan soto ayam tersebut, ayam terasa kurang enak, namun saya tidak berfikiran yang lain, saya tetap lanjut makan soto ayam tersebut," ungkapnya.

Diungkapkan, usai sarapan soto ayam bersama-sama di ruang makan di kantin sekolah pada Selasa pagi itu, perutnya mulas dan mual, sehingga mereka kemudian dilarikan ke UKS sekolah dan terus dilanjutkan ke RSUD Kota Padang Panjang yang tak berapa jauh dari lokasi sekolah untuk mendapatkan perawatan.

Sementara itu, dr.Iqbal yang tugas di IGD saat itu mengatakan kondisi para pelajar yang dirawat saat ini ada sudah membaik namun perlu dirawat inap

"Ada 20 orang (pelajar) yang dirawat. Diduga mereka keracunan makanan, tapi penyebab utamanya belum tahu," kata Iqbal sambil mengatakan pihaknya tidak mempunyai sampel makanan tersebut.

Ia mengatakan gejala yang diderita para korban adalah mual, muntah, dan pusing. Saat ini, dokter masih melakukan pemeriksaan darah.

Ditempat yang sama Kepala SMAN 1 Unggul Sumbar Nailil Fiza pada Metrans menbenarkan, kalau ada anak asuhnya yang kini muntah muntah, mencret, dan dibawa ke RSUD kota Padang Panjang untuk mendapatkan pertolongan, dan telah menghubungi pihak catering .

“Kita disini ada dua CV yang menangani catering makanan tersebut, yakni CV.Sidodadi untuk anak yang dibayar dengan APBD dan CV Putra Jaya untuk catering siswa Mandiri,” ulas Nailil

Dari keterangan pengasuh sumber makanan, yang membuat anak anak kini dibawa ke RSUD tersebut adalah untuk makanan siswa Mandiri yang dikelola oleh CV Putra Jaya yang dipimpin Kade Simon.

Dan masih menurut pengelola catering, sample makan telah diambil oleh petugas kesehatan untuk dibawa ke labortorium dan seluruh makanan pagi tersebut distop alias tak lagi bisa dimakan.

Sementara itu ditempat terpisah Kadis Pendidikan Propinsi Sumbar Burhasman pada Metrans melalui telpeon selulernya mengatakan, pihaknya sedang berada di luar kota dan belum mendapatkan laporan atas peristiwa tersebut, namun kabidnya segera akan meluncur ke Padang Panjang melihat kondisi para pelajar tersebut. (pul)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru