Regulasi Diputuskan, Peserta Liga III Bisa Pakai Lima Pemain U-30

Bayu Cabiak salah seorang pemain PSP Padang. (foto:robbi/psp)

PADANG (Metrans)
Sempat menjadi perdebatan, akhirnya PSSI memutuskan setiap peserta Liga III boleh menggunakan lima pemain senior kelahiran Januari 1987 atau pemain bersuia 30 tahun. 

"Ya, sesuai regulasi Liga III yang kami terima sari PSSI, peserta boleh memakai pemain senior dengan usia 30 tahun. Sedangkan sisanya adalah pemain U-23," ujar Sekum Asprov PSSI Sumbar, Hendra Dupa, Kamis (30/1).

Kata Hendra Dupa, lima pemain senior ini bisa diturunkan seluruhnya. Namun, bila ada yang cedera atau mendapat hukuman akumulasi, tim peserta tidak bisa menambah pemain senior ini. 


"Hanya boleh lima orang pemain senior yang didataftarkan dan lima ini bisa diturunkan kelima-limanya saat berlaga, namun kalau ada yang tidak bisa diturunkan saat pertandingan, peserta tidak bisa menambah lagi pemain senior. Hanya bisa memanfaatkan sisa yang ada," terang Dupa.

Liga III senidri, jelas Dupa, juga tidak membatasi status pemain senior ini. Kalau pada musim sebelumnya dia main di Liga I atau II mereka bisa dimainkan. Tidak ada istilah pemain pro dan amatir. Peserta boleh mendaftarkan 30 pemain dengan komposisi 5 pemain senior U-30 dan 25 pemain U-23.

"Padang kompetisi sebelumnya, pemain pro harus memutihkan dulu statusnya, pada liga III tahun ini tidak lagi, pokoknya sesuai regulasi, di mana lima pemain senior dan sisa pemain U-23 bisa dimainkan," jelas Dupa.

Untuk sistem pertandingan tingkat provinsi, kata Dupa, sama dengan edisi sebelumnya, bisa home turnamen atau kompetisi penuh. Semua tergantung kesiapan anggaran. Bisanya untuk daerah ini, sistem home turnamen, hal ini dilakukan untuk mengurangi biaya. 

"Kalau kompetisi penuh, tentu waktunya akan panjang, apalagi bila semua tim Liga III yang terdaftar ikut serta. Makanya, kemungkinan untuk tingkat provinsi akan memakai sistem home turnamen dengan membagai peserta beberapa grup," jelasnya.

Selaian masalah pemain, tambah Hendra Dupa, regulasi Liga III ini juga menetapkan sistem tim yang lolos atau berlaga di tingkat nasional, di mana bila peserta di atas 18, maka tim yang juara akan langsung lolos ke tingkat nasional. Namun, bila di bahwah 18, maka tim juara harus melakukan play off dengan daerah lain yang juga diikuti di bawak 18 tim.

"Itu sudah regulasi, kalau ingin langsung berlaga di tingkat nasional, peserta tingkat provinsi minimal harus 18 tim. Kalau di bawahnya, tim juara harus melakukan play off bila ingin berlaga di nasional," jelasnya.

Untuk jadwal Liga III sendiri, Asprov PSSI belum mengambil keputusan, namun semua tetap mengaju dari jadwal yang sudah digariskan PSSI yakni April-September.

"Untuk jadwal belum kita putuskan. Namun, begitu kami akan segera mengundang seluruh peserta untuk rapat," jelasnya, (can)    


Jangan Lewatkan