oleh

3 PELAKU LAIN MASIH DIBURU

Peragakan 28 Adegan, 'Panglima' Geng Motor Habisi Nyawa Pelajar dengan Samurai di Fly Over BIM

PADANG PARIAMAN (Metrans)

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padang Pariaman menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap seorang pelajar HA (16) di bawah Jembatan Layang Bandara Internasional Minangkabau, Padang Pariaman, Kamis (1/8).

Peristiwa naas yang memakan korban seorang pelajar itu terjadi Rabu (21/6/2017). Tersangka pembunuhan itu ada 5 orang. Namun, pelaku utama Ruli Triwanda (24) baru ditangkap di Sukabumi, Jawa Barat oleh jajaran Polres Padang Pariaman yang bekerja sama dengan Polres Sukabumi, Minggu (23/6/2019) malam.


Rekonstruksi yang berlangsung lebih kurang 1,5 jam tersebut diperankan langsung oleh tersangka Ruli Triwanda. 28 adegan diperagakan. Dari adegan awal terungkap, pembunuhan tersebut telah direncanakan oleh tersangka. Rekonstruksi juga disaksikan oleh dua Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Padang Pariaman, Adek Maiyuza dan Rahmi Rezki.

"Jadi, dalam pelaksanaan rekonstruksi tadi, tersangka memeragakan 28 adegan. Tapi adegan yang penusukan itu diperagakan pada adegan ke 21 hingga 23," kata Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, AKP Lija Nesmon kepada Metrans, Kamis (1/8) seusai rekonstruksi.

Ia mengatakan, tersangka menghabisi nyawa korban di pinggir jalan menuju arah Bandara Internasional Minangkabau. Tersangka nekat menghabisi nyawa korban dengan 1 bacokan dan 2 tusukan di tubuh korban menggunakan samurai.

"Dari rekonstruksi tadi, terungkap bahwa tersangka melayangkan 1 bacokan dan 2 tusukan kepada korban. Bacokan itu di bagian kepala dan tusukan di bagian dada korban," lanjutnya.

Lebih lanjut kata dia, motif pembunuhan sadis itu karena tersangka dendam dan sakit hati terhadap korban. Sebab, sebelumnya, adik tersangka dipukuli oleh kelompok korban.

"Motifnya karena dendam dan sakit hati. Karena adik korban dipukuli oleh kelompok korban. Karena adiknya dipukuli, tersangka membalas dengan menghabisi nyawa korban," kata dia.

Lija Nesmon juga mengungkapkan, tersangka Ruli tergabung dalam geng motor GAF (Grand Asassin Family). Tersangka, kata dia, merupakan "panglima" dalam geng tersebut.

"Tersangka ini kan tergabung dalam geng motor GAF. Jadi RT (tersangka Ruli) istilahnya menjadi panglima dalam geng tersebut," tambah Lija Nesmon.

3 TERSANGKA LAIN MASIH DIBURU

Lija mengungkapkan, pihaknya masih memburu 3 tersangka lainnya yang juga terlibat dalam kasus pembunuhan ini. Sebelum menangkap tersangka Ruli, pihaknya sudah menangkap 1 tersangka lain dan sudah divonis 8 bulan.

"Sekarang kita masih memburu 3 tersangka lainnya. Sebelum menangkap pelaku utama ini, kita sudah berhasil menangkap 1 tersangka lain. Tersangka itu sudah divonis 8 bulan karena bukan pelaku utama," kata dia lagi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kata Lija, tersangka Ruli akan dijerat dengan Pasal 354 ayat (1) juncto Pasal 365 dengan ancaman hukuman pidana penjara 20 tahun.

[Raihan Al Karim]


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru