oleh

PENCARIAN TERUS DILAKUKAN

Riki dan Febi Belum Ditemukan, Sementara Fikri Diseret Arus Sejauh 1 Kilometer

SARILAMAK (Metrans) 
Dua orang warga Jorong Lakuak Gadang, Nagari Pangkalan Kabupaten Limapuluh Kota, Riki (17) dan Febi (17) yang hanyut dalam musibah bencana banjir yang menerjang daerah itu, sampai Senin dinihari (4/2), belum berhasil ditemukan, sementara Fikri (23 tahun) yang terseret harus sepanjang 1 km, sudah ditemukan dengan kondisi selamat.

Menurut Sekretaris Nagari Pangkalan Hari Mandala, pencarian yang dilakukan tim Basarnas dibantu  BPBD Limapuluh Kota dan pihak kecamatan serta kepolisian dan masyarakat setempat, terpaksa dihentikan dan pencarian akan dilanjutkan Senin pagi ini (4/2/2019).

“Tim Basarnas dibantu BPBD Limapuluh Kota, pihak kecamatan serta kepolisian dan masyarakat dengan menggunakan perahu karet sudah berusaha menelusuri daerah banjir yang telah menyeret kedua korban. Namun, sejauh ini tim Basarnas belum berhasil menemukannya,” ungkap Sekretaris Nagari Pangkalan Hari Mandala.


Seperti diberitakan sebelumnya, musibah banjir yang melanda Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Kotobaru, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (3/2/2019) telah menelan korban 3 orang warga yang hanyut akibat diterjang arus banjir yang meluap.

Informasi atau kabar hanyutnya ke tiga orang warga Jorong Lakuak Gadang tersebut baru diperoleh pihak Pemerintahan Nagari Pangkalan Minggu sore (3/2/2019) pukul 17.00 Wib.

Menurut Hari Mandala, peristiwa hanyutnya ke tiga warga Jorong Lakuak Gadang tersebut, berawal ketika ketiga korban hendak menolong atau mengevakuasi warga yang terjebak banjir dengan mengunakan sebuah perahu atau sampan.

Namun di luar dugaan, sampan yang dipergunakan ketiga korban untuk mengevakuasi warga yang terkepung banjir tersebut, tiba-tiba terhempas oleh luapan arus yang deras, sehingga sampan yang mereka tumpangi patah dan hancur, sehingga ketiga korban terseret arus.

Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, yang turun ke Nagari Pangkalan Minggu malam (3/2/2018) usai melakukan pemantuan ke lokasi jembatan Nenan, Nagari Maek, Kecamatan Bukit Barisan, yang terancam ambruk akibat diterjang luapan banjir, meminta kepada tim Basarnas dan BPBD Limapuluh Kota untuk terus melakukan pencarian terhadap 3 orang warga Jorong Lakuak Gadang yang hanyut.

Dalam briefing yang dilakukan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, dengan tim Basarnas dan BPBD di kantor Walinagari Pangkalan, orang nomor dua di Kabupaten Limapuluh Kota itu meminta kepada tim Basarnas untuk melanjutkan pencarian terhadap 2 orang warga yang hilang itu pada Senin pagi (4/2/2019).

Wakil Bupati Ferizal Ridwan selain meminta tim Basarnas dan BPBD agar terus melakukan pencarian, juga meminta kepada masyarakat Nagari Pangkalan, utamanya warga yang bermukim di daerah bantaran sungai Batang Maek, untuk berhati-hati dan selalu waspada menghadapi musibah banjir yang terjadi di daerah ini. (li2) 


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru