oleh

DUA BULAN BEROPERASI

Sarana dan Prasarana MPP akan Dilengkapi

PADANG (Metrans)

Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Padang belum lama beroperasi. Sejak diresmikan Menteri PAN RB pada 27 Desember 2018, pusat pelayanan terpadu berbagai perizinan itu telah melayani berbagai kebutuhan masyarakat.

Meski demikian, pelayanan yang diberikan masih belum sempurna. Masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki dan sarana prasarana yang belum memadai yang harus dilengkapi yang menjadi temuan saat Ombudsman Sumbar inspeksi mendadak (sidak), Jumat (8/2/2019). 


Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Padang, Rudy Rinaldy kepada wartawan kemarin mengatakan, masukan, kritikan dan saran Ombudsman menjadi bagian dari upaya penyempurnaan pengoperasian MPP.

“MPP Kota Padang di Pasar Raya Blok III Lantai 4 itu sebenarnya berdimensi ganda. Kita ingin memberikan kemudahan kepada seluruh masyarakat, agar waktu mereka efisien dan efektif. Pasar sebagai lokasi jual beli, juga sebagai lokasi transaksi bisnis yang berhubungan dengan unit-unit usaha masyarakat luas. Karena itu MPP kita letakkan di sana agar masyarakat dapat mengurus dokumen perijinan, sekaligus melakukan urusannya di sana,” katanya.

Soal masih banyak kekurangan, terang Rudy, tak dipungkiri karena saat ini masih dalam proses penyempurnaan. Untuk kelengkapan MPP, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan yang menguasai asset. Apalagi dananya dianggarkan melalui DPA Dinas Perdagangan. 

“Pekerjaan penyempurnaan baru dapat dilakukan apabila persyaratan administrasi,” katanya.

Akses untuk lansia, juga warga berkebutuhan khusus, lanjutnya, akan difasilitasi melalui lift khusus dari lantai I langsung ke lantai IV. Pengadaan lift tersebut juga berada di Dinas Perdagangan dan saat ini sedang dalam proses pengadaan.

Sedangkan papan informasi, bagan alir dan banner, semua sedang disiapkan. Saat ini pihaknya juga tengah menyiapkan informasi secara online yang bisa diakses melalui web. 
“Pengurusan perizinan itu sudah bisa online malalui aplikasi Sapo Rancak yang diluncurkan 2 Mai 2018 lalu, mendahului peluncuran Online Single Submission oleh pemerintah pusat,” jelasnya.

Aplikasi ini sudah pula terintegrasi dengan SIAK di Dinas Dukcapil, sehingga sangat memudahkan masyarakat yang sedang melakukan pengurusan perizinan secara online. Bahkan akan terintegrasi dengan data kependudukan nasional yang menambah kemudahan masyarakat terutama luar Kota Padang yang melakukan usaha di Kota Padang. (vie)


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru