oleh



Sedang Menyiangi Sawah, Nora Elita Tewas Disambar Petir

SARILAMAK (Metrans)

Kondisi cuaca belakangan ini sulit diprediksi. Jika paginya panas terik maka siangnya bisa saja turun hujan lebat. Begitu pula setelah, kembali teduh. Hal itu pula yang terjadi di Limapuluh Kota. Seorang petani yang tetap nekat ke sawah ketika hujan, tewas tersambar petir.

Korban bernama Nora Elita (38), warga Jorong Lubuak Jantan, Kenagarian Gurun, Kecamatan Harau disambar petir sekitar pukul 14.30 WIB, Senin (12/11), saat sedang menyiangi sawah milik warga. Hujan yang turun tak dihiraukannya karena bisa saja berlangsung tak lama. Namun malang, hujan itu disertai petir yang menggelegar.


“Korban disambar petir sekira pukul 14.30 Wib saat sedang menyiangi sawah milik warga,” ujar Camat Harau melalu pesan whatsappnya yang juga dibenarkan Bhabinkantibmas, Bripka Yori.

Menurutnya kejadian berawal ketika korban bersama suami Didi Darmadi sedang mengerjakan sawah. Korban juga membawa anaknya yang masih seorang balita. Namun ketika hujan turun, kebetulan pada saat itu bertepatan dengan jam makan siang, suami korban pulang duluan.

Korban bersama anaknya Rahim (5), tetap tinggal di sawah. Saat itu cuaca sedang kurang bagus, turun hujan gerimis. Tak berapa lama, petir datang menggelegar dan menyambar tubuh Nora Herlita.
Beruntung anak korban yang berada agak jauh darinya tidak ikut tersambar petir.

Korban Nora tewas diketahui pertama kali oleh warga setempat, Nasution yang kebetulan lewat. (li2)


Editor :  Raihan Al Karim

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2018



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru