oleh

MELALUI DANA POKIR

Sejak 2017 Bantu Rp4,75 Miliar, Taufik Hidayat Berkomitmen Terus Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

PADANG (Metrans)
Kelompok tani Sapek, Sungai Latuang, Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah sukses menggelar panen perdana padi sabatang Jajar Legowo (Jarwo), Senin (28/1).

Panen perdana yang dirangkai dengan kegiatan pisah sambut penyuluh pertanian dari Mimi Nofriani ke Afridawati itu dihadiri Sekretaris Komisi IV DPRD Sumbar, Taufik Hidayat.

Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Koto Tangah, Jon Suaidi mengatakan panen perdana ini sukses menghasilkan 11 ton padi dalam satu hektar. Jumlah tersebut meningkat 100 persen jika melakukan penanaman padi dengan cara konvensional.


"Kalau pakai teknik jarwo ini, produksi meningkat sampai 100 persen. Biasanya hanya 4-5 ton per hektar. Ini bisa mencapai 11 ton. Hal ini tidak terlepas dari kontribusi Dinas Pertanian dan penyuluhnya," kata Jon.

Menurut Jon, ada tiga jenis jarwo yang digunakan yaitu tipe 2.1, tipe 4.1 dan tipe 6.1. Hasilnya rata-rata bisa memproduksi padi 11 ton per hektarnya.

Jon mengatakan kesuksesan panen perdana ini juga tidak terlepas dari kontribusi anggota DPRD Sumbar, Taufik Hidayat yang sangat membantu petani dalam bercocok tanam.

Menurut Jon, Taufik Hidayat sudah memperjuangkan pembangunan saluran irigasi di areal persawahan yang dimiliki masyarakat. Bahkan pembangunan saluran irigasi tersebut sudah tiga kali berturut-turut dilakukan Taufik Hidayat tahun 2017  sebesar Rp2,1 miliar, tahun 2018 Rp650 juta dan 2019 sebesar Rp2 miliar.

"Kita juga berterima kasih kepada Pak Taufik Hidayat yang telah membantu saluran irigasi pertanian kami sejak tahun 2017 lalu. Beliau juga sudah memperjuangkan pembangunan irigasi yang lebih besar yaitu di Koto Tuo, Koto Tangah. Irigasi itu adalah irigasi utama," kata Jon.

Pada kesempatan itu, Taufik Hidayat mengatakan pihaknya terus berkomitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat. Sebagai anggota dewan penampung aspirasi, pihaknya sangat gembira dengan keberhasilan panen perdana di Sungai Latuang, Batipuh Panjang, Koto Tangah itu.

"Alhamdulillah sudah ada kabar baik bahwa irigasi Koto Tuo akan dilanjutkan pembangunannya pada Februari ini. Hal ini jelas menjadi kabar gembira bagi petani yang ada di sini," tegas politisi asal Partai Hanura itu.(pep)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru