oleh



Setubuhi Anak di Bawah Umur, Kakek Paruh Baya Ditangkap Polsek Guguak

SARILAMAK (Metrans)
Seorang kakek berusia 61 tahun, berinisial E, warga Jorong Guguak Nagari Vlll Koto Kecamatan Guguak  Kabupaten Limapuluh Kota terpaksa diamankan aparat kepolisian lantaran terlibat kasus dugaan pencabulan terhadap seorang seorang gadis cilik berusia 7 tahun.

Kejadian ini diketahui pada hari Senin, bulan November 2018 sekira pukul 13.00 WIB, diduga sang kakek telah menyetubuhi anak di bawah umur berusia sekitar 7 tahun, sebut saja Mawar di sebuah rumah yang berlokasi di Jorong Guguak VIII Koto, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota.

Sebelumnya, pada hari Minggu, saat Mawar dan kakak sepupunya, Melati (8) bermain ke ruko milik sang kakek. Tak lama kemudian, kakek E menghampiri keduanya sambil diajak ke dapur ruko milik sang kakek. Lalu mengajak keduanya mesum dengan kata-kata yang tak senonoh. Karena kedua bocah itu tak mengerti  apa yang disebutkan kakek tersebut, keduanya hanya diam.


Kemudian, si kakek langsung memegang tangan Mawar dan kakak sepupu korban dengan ancaman jika berteriak, kedua bocah akan dikurung. Pada hari itu, tidak terjadi apa-apa karena istri kakek bejat itu mengetahui suaminya membuka celana Mawar dan kakak sepupunya.

Di esok harinya, Mawar kembali bermain ke rumah Melati. Sang kakek kemudian memanggil keduanya, lalu membawanya kembali ke dapur ruko milik si kakek, dan mengajak Mawar untuk bersetubuh dengan berkata "Hayo, siapa yang duluan". Langsung saja, sang kakek memilih Mawar sambil meraba-raba kemaluan korban dan membuka celana korban. Setelah itu, kakek yang sudah kerasukan setan itu, berhubungan badan layaknya suami-istri bersama sang korban.

Setelah puas melampiaskan nafsu setannya kakek itu memberi Mawar uang sebanyak Rp5 ribu. Semenjak kejadian tersebut, Mawar lalu mengeluh sakit pada kemaluannya, dan mengatakan pada ibunya, bahwa celananya dibuka oleh kakek E, dan menceritakan apa yang dilakukan sang kakek. Dalam pengakuan gadis cilik itu, dia sudah tiga kali dicabuli si kakek.

Tak senang terhadap perlakuan sang kakek, akhirnya ibu korban melaporkan kejadian yang menimpa anaknya yang baru sebulan ditinggal mati oleh ayahnya ke Polsek Guguak dengan laporan polisi LP/B/117/Xll/2018, pada tanggal  23 Desember 2018 atas dugaan tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur.

Kapolsek Guguak Iptu M. Arvi didampingi  Kanit Reskrim Aiptu Mansyurdin membenarkan adanya dugaan pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan laki-laki paruh baya yang merupakan mantan kontraktor di Pekanbaru.

"Ya, setelah adanya laporan dari ibu korban dan saksi yang sudah diperiksa, kakek bejat yang sedang istirahat di rumahnya itu, Senin dinihari (24/12) sekitar pukul 01.00 dini hari, langsung ditangkap dan dibawa ke Polsek Guguak. Selanjutnya  perkara sudah dilimpahkan ke Polres Limapuluh Kota untuk penyelidikan selanjutnya," pungkasnya. (li2)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru