oleh



SSB Balai Baru Juara Piala Menpora U12, Siswa SMP 1 Padang Pahlawan

Padang, Metrans - SSB Balai Baru U-12 tampil sebagai juara Turnamen sepakbola berjenjang Piala Menpora U-12 zona Sumbar. Kepastian tim ini menjadi yang terbaik, setelah dalam laga puncak yang digelar di Stadion Tuangku Imam Bonjol Pasaman, Senin (8/7/19) berhasil mengatasi perlawanan SSB Liberty 3-1 (0-0) lewat adu penalti.
Dengan keberhasilan ini, SSB Balai Baru berhak mewakili Sumbar dalam Piala Menpora U-12 nasional yang akan digelar di Stadion Jakabaring Palembang, September mendatang.

"Kita tidak menyangka bisa menjadi yang terbaik dalam Piala Menpora U-12 ini, soalnya persaingan sangat ketat. Kami memberi apresiasi kepada para pemain. Mudah-mudahan di tingkat nasional kita juga bisa bersaing. Kami juga mengharapkan dukungan dari masyarakat Sumbar, agar di nasional nanti perjuangan kami bisa menuai hasil," terang pelatih SSB Balai Baru Runi Lius didampingi pelatih kepala Afrianto.

Selain kerja keras dari seluruh pemain, namun SSB Balai Baru pantas berterima kasih atas perjuangan penjaga gawang Adhitya Bhima Laksmana. Berkat aksi dari siswa SMP 1 Padang yang sukses metahkan dua penalti SSB Liberty dan kegagalan dua penalti ini membuat SSB Balai Baru tampil sebagai juara, setelah tiga penendang Balai Baru, Restu Rivai, Daffa dan Radif sukses menyelesaikan tugasnya.


Terlepas dari keberhasilan Adit mematahka dua penalti, laga final antara Balai Baru dengan Liberty ini berlangsung ketat. Sejak kick off kedua tim silih berganti melakukan tekanan. Usaha itu cukup berhasil dengan terciptanya beberapa peluang. Namun, karena penyelesaian akhir yang kurang sempurna peluang emas itu gagal menghasilkan gol. Hingga turun minum kedudukan 0-0 tetap bertahan.

Di babak kedua, pertandingan semakin menarik. SSB Balai Baru melakukan perubahan dengan memasukan beberapa tanaga baru. Masuknya tenaga baru ini makin menghidupkan serangan. Beberapa peluang kembali diciptakan para pemain Balai Baru, namun karena penyelesaian akhir yang kurang sempurna peluang emas itu kembali gagal menghasilkan gol.
Terus ditekan, Liberty mencoba bangkit dengan lebih berani keluar menyerang. Namun strategi itu mampu dibaca para pemain Balai Baru. Hingga laga berakhir kedudukan 0-0 tetap bertahan.

Sesuai kesepakatan, maka laga dilanjutkan dengan adu penalti. Tiga algojo Balai Baru sukses menyelesaikan tugasnya, sedangkan Liberty hanya satu yang sukses. (Faisal Budiman)
 


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru