oleh

MELAWAN WAKTU DITANGKAP

Syafriyawal Terpaksa Dilumpuhkan dengan “Timah Panas”

PAYAKUMBUH (Metrans)

Lagi, seorang tersangka pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) bernama Syafriyawal (29) dan telah beraksi di sejumlah tempat di Sumbar, terpaksa didor Tim Opsnal Satreskrim Polres Payakumbuh karena berusaha melawan saat hendak ditangkap petugas.

Adalah Don Rizal (40), Wali Jorong Koto Kaciak Nagari Batu Balang Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluhkota. Sepeda motor jenis Beat miliknya yang sedang diparkir di halaman rumah pada Sabtu (18/3), lenyap dibawa kabur tersangka dan menjualnya kepada Edi Mukmin dengan harga murah, sehingga korban melaporkan hal itu ke polisi.


Usai menjual sepeda motor hasil curian itu, tersangka lalu bekerja di sebuah rumah makan di daerah Tanjuang Pauah Jalan Raya Sumbar-Riau. Mengetahui tersangka berada di sebuah Rumah Makan Seroja Kawasan Lubuak Bangku, Tim Opsnal Satreskrim yang dipimpin Dantim Buser, Bripka Bainur melakukan penangkapan (Minggu (11/6).

Namun karena tersangka mencoba melawan dan melarikan diri, polisi terpaksa melepaskan tembakan untuk melumpuhkan tersangka. Usai dibekuk, tersangka langsung digiring ke Mapolres untuk penyelidikan lebih lanjut.

Dari pengakuan tersangka, ia menyebut telah menjual hasil curian itu kepada Edi. Tak menunggu lama, polisi bergerak cepat dengan membekuk tersangka Edi dengan tuduhan telah menjadi penadah barang hasil kejahatan. Selain mengamankan kedua tersangka, polisi juga mengamankan 1 unit sepeda motor jenis Beat sebagai barang bukti.

Kepada penyidik di Mapolres, tersangka Syafriyawal mengakui telah berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Ia melakukan aksinya dengan cara memutus kabel untuk menghidupkan motor hasil curian.

“Setelah motor curian berhasil saya ambil, untuk menghidupkannya saya buka kabelnya,” sebutnya saat menjalani pemeriksaan lanjutan pada Senin (12/6).

Hingga kini kedua tersangka ‘diinapkan’ di sel tahanan Mapolres Limapuluh Kota untuk penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian menghimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama jelang lebaran ini. Jika meninggalkan kendaraan, jika perlu diberi kunci tambahan.


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru