oleh



Tabliq Akbar di Payakumbuh, Jamaah Spontan Serahkan Mobil dan Emas

PAYAKUMBUH (Metrans)

Tabligh Akbar yang digelar di Mesjid Istiqlal Payakumbuh Barat pekan lalu berhasil mengumpulkan infak/sedekah yang sangat luar biasa dari jamaah yang hadir dari berbagai daerah itu.

Bahkan salah seorang yang hadir serta merta memberikan 1 unit mobilnya untuk meringankan derita muslim di Suriah. Tidak itu saja, jamah yang hadir juga memberikan emas batangan, perhiasan, uang jutaan rupiah, jam tangan serta handphone.


Sebelumnya, di sela-sela tabligh akbar dan penggalangan dana dengan tema “Selamatkan Syam Negeri Akhir Zaman” Panitia Pelaksana memutar video umat Muslim di Syam dan Negara Islam lainnya yang menjadi korban akibat perang. Dalam Tabligh Akbar tersebut, selain Ustad Zulkifli “ Akhir Zaman” Muhammada Ali yang menjadi penceramah, juga hadir dua penceramah lainnya, yakni Ustad Kamrianto dan Ustad Jel Fatullah.

Ustad Zulkifli Muhammad Ali atau lebih dikenal ustad “akhir zaman” menyampaikan soal roh. Bila mata dan telinga yang dulu terang melihat dan nyaring mendengar, ketika sudah ditinggalkan roh, sudah tidak berarti lagi. Beruntunglah sebut dia, orang-orang selama hidup di dunia beramal, rajin berinfaq, memiliki anak yang shaleh dan ilmu yang bermanfaat. Namun, celakanya bagi orang-orang yang saat roh dicabut dari jasad dalam keadaan berbuat maksiat, menzalimi orang lain.

Sementara Ustad Jel Fathullah menyampaikan, nanti banyak orang yang menyesal di akhirat. Sampai-sampai manusia menyampaikan seandainya saja bisa dikembalikan ke dunia, maka ia akan bersedekah. Baik ustad Zulkifli Muhammad Ali maupun ustad Jel Fathullah dan ustad Kamrianto sama-sama menggugah seribuan jamaah untuk membantu saudara-saudara seiman di Suriah.

Tidak hanya umat Islam dewasa yang berlomba-lomba berinfaq, tapi anak-anak juga menyumbang  untuk saudara seiman di Syam.

Mesjid Istiqlah sebelumnya juga pernah menjadi tempat pelaksanaan Tabligh Akbar sejumlah Ustad/ulama, diantarannya Ustad Felix Siauw, serta Ulama Rohingya Noor Ul Bashar Muhammad Noor Ul Haq Al Arakany Al-Hafidz yang telah menjadi warga Pakistan.(li2)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru