WISUDA TAHFIZ DI SDIT QURATTA A’YUN

Tahfiz Qur’an Tetap Program Utama

REWARD- Ketua Yayasan Wihdatul Umma Arif Z didampingi Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi serahkan reward kepada siswa Tahfiz. Heri

TANAH DATAR (Metrans)

Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi didampingi Kadis Pendidikan Abrar, hadiri wisuda tahfiz Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Quratta A’yun Batusangkar, Minggu (26/3) lalu.

Ketua Panitia, Didatra, melaporkan, SDIT Quratta A’yun Batusangkar melakukan wisuda tahfiz pada perdana tahun ini berjumlah 108 hafiz dan hafizah yang terdiri dari juz 30 sebanyak 94 siswa, juz 29 sebanyak 13 siswa dan juz 30 dan 29 sebanyak 5 siswa, dan sampai saat ini sudah ada 22 siswa yang hafalannya lebih dari dua juz dengan tema “Hidupkan hati, Cahayakan Iman dengan Alquran” serta pada kesempatan ini juga dilakukan khatam Alquran sebanyak 49 siswa, ungkap Didatra.


Pada kesempatan itu, Didatra menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu secara materil maupun moril sehingga terlaksana kegiatan ini dengan sebaik-baiknya.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati yang berkenan hadir pada acara ini, dan terima kasih juga kepada semua pihak seperti Wali Nagari beserta jajaran, sponsor, walimurid dan masyarakat sehingga wisuda ini terlaksana dengan baik” sampai Didatra.

Sementara Bupati Irdinansyah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Wihdatul Umma melalui SDIT Quratta A’yun Batusangkar.

“Saya bersama Wabup Zuldafri Darma berkomitmen untuk menjadikan tahfiz qur’an menjadi program utama di Kabupaten Tanah Datar, kami pun berencana untuk 2 atau 3 tahun ke depan akan memprogramkan setiap nagari mempunyai pondok tahfiz untuk membina tahfiz, namun SDIT Quratta A’yun Batusangkar telah melakukannya, ini harus diberikan apresiasi dan contoh bagi sekolah-sekolah di Tanah Datar” terang Irdinansyah.

Ditambahkan lagi, generasi muda yang telah hafiz Qur’an tentu akan dibentengi dari pengaruh yang tidak baik dalam kehidupannya.

Selanjutnya Bupati Irdinansyah berpesan kepada seluruh siswa, baik yang diwisuda maupun khatam, bahwa Al Qur’an bukan hanya menjadi hafalan saja namun harus memahami kandungan Alqur’an itu sehingga bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. (eri)


Jangan Lewatkan