oleh



Tangkap Sepasang Muda-mudi di Kegelapan, Satpol PP Payakumbuh Gagalkan Peredaran 4 Kg Ganja

PAYAKUMBUH (Metrans)

Satpol PP Payakumbuh menangkap sepasang muda-mudi yang diduga pengguna dan pengedar narkoba jenis ganja kering siap edar, Jumat (12/7). Keduanya yakni berinisial HS (21) dan IM (26). Buntut penangkapan kedua tersangka, menjadi keberhasilan Satpol PP dan Polres Payakumbuh dalam menggagalkan peredaran 4 kilogram ganja kering siap edar di wilayah itu.

Keduanya dijaring petugas Satpol PP saat melakukan patroli rutin lantaran tengah berduaan di tempat gelap dan sepi. Selanjutnya sepasang kekasih ini digelandang ke Mako Satpol PP Payakumbuh untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun, saat dilakukan pemeriksaan, petugas curiga dengan gerak-gerik kedua tersangka, dan memutuskan untuk menghubungi personel Satresnarkoba Polres Payakumbuh.


Menindaklanjuti laporan dari petugas Satpol PP, tim Satresnarkoba yang dipimpin langsung Kasat Resnarkoba, Iptu Desneri langsung menuju Mako Satpol PP untuk melakukan pemeriksaan terhadap sepasang kekasih yang merupakan warga Nan Kodok, Kelurahan Tigo Dibaruah, Kecamatan Payakumbuh Utara itu.

Benar saja, saat dilakukan pemeriksaan, personel Satresnarkoba berhasil mengamankan narkoba jenis ganja yang disimpan di dalam saku mereka. Temuan tersebut selanjutnya ditindaklanjuti tim Opsnal Satresnarkoba dengan melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap HS dan IM.

Saat keduanya diinterogasi, dari pengakuan kedua tersangka, meluncur dua nama tersangka baru. Keduanya yakni AS (20) dan JM (23). Personel Satresnarkoba langsung melakukan penangkapan terhadap dua tersangka baru di sebuah rumah kontrakan di kawasan Padang Kaduduak, Payakumbuh Utara, Sabtu (13/7) sekira pukul 05.00 WIB. Dari tangan mereka, polisi berhasil menyita 4 kilogram ganja kering.

Wakapolres Payakumbuh, Kompol Eridal didampingi Kasat Resnarkoba, Iptu Desneri beserta para perwira lain dalam jumpa pers di Mapolres Payakumbuh, Selasa (16/7) membenarkan perihal penangkapan 4 orang terduga pengguna dan pengedar narkoba jenis ganja itu. Selain mengamankan keempat tersangka, polisi juga menyita uang hasil penjualan narkoba senilai Rp1,5 juta, timbangan digital, dan sejumlah barang bukti lainnya seperti dua tas ransel tempat penyimpanan barang haram itu.

"Benar, kita menangkap 4 tersangka, salah satunya wanita muda. Dari mereka, kita berhasil amankan 4 kilo ganja siap edar, uang yang diduga hasil penjualan narkoba senilai Rp1,5 juta dan barang bukti lainnya. Pengungkapan kasus ini berawal dari razia rutin yang dilakukan Satpol PP Payakumbuh. Dari Razia itu Pol PP mengamankan sepasang muda mudi yang mencurigakan masih berduaan hingga larut malam. Karena mencurigakan, Pol PP melaporkan kepada Satnarkoba, kemudian kita bawa ke Polres," lanjutnya.

Ia mengatakan, dari pengakuan tersangka AS dan JM yang masih lajang, barang bukti narkoba tersebut merupakan sisa dari narkoba sebelumnya yang berjumlah 6 kilogram. Kepada penyidik, mereka juga mengaku bahwa 6 kilogram ganja itu dibawa dari Panyabungan Kota, Mandailing Natal sejak tiga hari sebelumnya. Bahkan, AS mengakui rencananya, 4 kilogram ganja itu akan diedarkan di Kota Payakumbuh.

"Kalau pengakuan tersangka, dia mengambil untung dalam 1 kg itu Rp500 ribu. Jadi dari 4 kg ini mereka dapat untung 2 juta. Dan dengan penangkapan ini kita telah menyelamatkan banyak orang dari pengaruh Narkoba ini," sebut Wakapolres.

Wakapolres juga menyebut keempat tersangka ini tidak ada kaitannya dengan keterlibatan penemuan 127 kilogram ganja di Limapuluh Kota beberapa waktu lalu. Serta, juga tidak ada keterkaiatan dengan penangkapan Ganja di Pasaman baru-baru ini.

Dari pengakuan para tersangka kepada penyidik, mereka tergiur melakoni bisnis haram ini karena terdesak ekonomi. Meski masih muda, keempat tersangka mengakui mendapat keuntungan yang besar dari bisnis ganja ini. 

"Terdesak kebutuhan ekonomi pak," akunya kepada wartawan saat jumpa pers. (li2)


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru