oleh



Terlibat Aksi Balap Liar, 23 Unit Sepeda Motor Dikandangkan di Mapolsekta Payakumbuh

PAYAKUMBUH(Metrans)

Bermula dari pengaduan masyarakat, jajaran Polsekta dan Satlantas Polres Payakumbuh dibantu oleh tim 7 serta Satpol PP tangkap pelaku balap liar yang yang meresahkan masyarakat hingga subuh di sepanjang Jalan Soekarno Hatta, Koto Nan Ampek, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Sabtu (28/7) dinihari.

Penangkapan pelaku balap liar itu atas perintah langsung dari Kapolres Payakumbuh, AKBP Endrasetiawan Setyowibowo melakukan penangkapan terhadap pelaku balap liar yang beraksi sampai malam hari sampai subuh itu.keresahan warga atas maraknya aksi balap liar disepanjang Jalan Sukarno Hatta, Koto Nan Ampek, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh.


 

Kapolres Payakumbuh, AKBP Endrasetiawan Setyowibowo melalui Kapolsekta Payakumbuh Kompol A. Surya Negara membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan 23 unit sepeda motor yang terlibat dalam aksi balapan liar yang selama ini kerap meresahkan masyarakat dan pengguna jalan. 


"Dalam razia yang dilakukan Sabtu dinihari sampai pukul 2.30 WIB, tim gabungan berhasil mengamankan 23 unit kendaraan roda dua yang terlibat aksi balapan liar tersebut," ungkap Kapolsekta Payakumbuh Kompol A. Surya Negara. 

Dikatakan, beberapa sepeda motor dari berbagai merk yang terlibat aksi balapan liar itu kondisinya sudah tidak lengkap. Selain ada yang tidak memakai nomor polisi, bahkan sebagai besar sudah dimodifikasi dan menggunakan knalpot racing yang bunyinya memekakkan telinga.

"Ke 23 unit sepeda motor yang terjaring malam itu sudah dikandangkan di Mapolsekta Payakumbuh untuk pengusutan lebih lanjut. Namun sayang, saat dilakukan penangkapan para pengendara yang terlibat balap liar tersebut takut dan lari tunggang langgang meninggalkan sepeda motor miliknya," kata dia.

Ia tak menampik jika aksi balap liar yang marak terjadi setiap malam di Jalan Sukarno Hatta, Koto Nan Ampek, Kota Payakumbuh itu, terindikasi perjudian.

"Kalau tidak ada indikasi judi, mana mungkin mereka mau mempertaruhkan nyawa mereka dalam aksi balap liar tersebut," ungkapnya.

Lebih lanjut kata dia, sejauh ini sudah ada orang tua mereka yang datang untuk mengambil sepeda motor yang berhasil dijaring malam itu. Namun, pihaknya belum dapat menyerahkan sebelum dilakukan pendataan.

"Artinya, jika dalam pemeriksaan, pengendara sepeda motor yang terlibat aksi balap liar tersebut tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) atau sepeda motornya mati pajak dan kelengkapan tidak ada, diminta untuk melengkapi seluruhnya," katanya.

Dikatakan, atas berhasilnya dilakukan penjaringan terhadap puluhan sepeda motor yang sering terlibat aksi balap liar tersebut, sejumlah tokoh masyarakat Kelurahan Balai Nan Duo memberikan apresiasi atas cepat tanggapnya jajaran Polres Payakumbuh mengamankan aksi balap liar tersebut.

"Tadi pagi, sudah datang Ketua RT dan Ketua Pemuda Kelurahan Balai Nan Duo untuk mengucapkan terima kasih karena keresahan mereka atas maraknya aksi balap liar di sepanjang Jalan Soekarno Hatta sudah teratasi," tukasnya.(li2)


Tag:

Editor :  Raihan Al Karim

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2018



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru