oleh

BISIAK

TIBA-TIBA DIA JADI ORANG BAIK

Oleh Alwi Karmena

 

Siapalah nanti yang akan mendapat pahala,  sehingga kini tiba-tiba  banyak saja bermunculan orang orang baik. Yang tadinya congkak, sombong dan kasar,  kini tiba-tiba menjadi ramah, sopan dan dermawan   Yang laki-laki, tua muda berpeci menyandang sarung bugis, acap ke mesjid atau ke pengajian. Yang perempuan, mengubah tampilan lebih signifikan, pakai hijab,  menutup rambutnya yang biasa merah.


Assalamualaikum, salamnya khidmad dan halus di mana bertemu, bersalaman, kemudian membenamkan kopiah ke kening, sehingga di bawah kening itu  tinggal alis dan mata saja yang tersisa.  Lebih terbenam dan teleng kopiahnya dari pada kopiah Khatib atau Ustad.

Negeri ini seakan akan disiram rahmat yang luar biasa. Betapa tidak, orang-orang menjadi begitu berubahnya menjadi “alim”.

Di acara-acara pengajian, seperti Maulid Nabi, ceramah agama yang banyak hadirin dan hadiratnya, tokoh yang “tiba tiba” baik itu namanya terdengar di pengeras suara sebagai orang memberi sumbangan, zakat, infak, sedekah.

Tak jelas, dari mana saja dia menuai duit.  Mungkin tabungan atau depositonya banyak, seakan akan dia mengeluarkan “isi lumbung” simpannannya. Soalnya, ini memang lebih besar dari sedekah-sedekah biasa.

Pertandingan bola, dia yang membelikan kaos dan bola.  Pertandingan bulu tangkis, dia yang membelikan bulu dan tangkis. Tarik tambang, panjat batang pinang, dia yang menyiapkan hadiah. Memang murah rezekinya, begitu orang orang kampung bergumam.

Yang perempuan, tiba-tiba menerobos ke  kegiatan kegiatan yang berkehadiran banyak orang, berhelat, sunat rasul, aqiqah, dia terjun menjadi “sipangka”.

Siapa dia itu? Siapa beliau ini? Apa mimpinya? Kok tiba-tiba menjadi baik sedemikian rupa.   Sebelum ini, menyapanya saja susah,  kini dia menjadi begitu ramah. Apakah dia mendapat hidayah?

Pertanyaan ini segera terjawab.  Tidak sulit-sulit penyebabnya. Dia CALEG  alias Calon Legislator. Besok, di hari pemilihan, ingat-ingatlah bentuknya. Samakan dengan foto. Ingat nomornya. Cucuk. Itu saja, selebihnya, berdosa kita lebih jauh membahasnya.


Editor :  Eko Yanche Edrie

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2018



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru