oleh

ATAS KEPEMILIKAN NARKOBA

Tiga Orang Ditangkap Polres Payakumbuh, Seorang di Antaranya Pegawai Pemko

PAYAKUMBUH (Metrans) 
GR (33), RPP (45) dan RA (21), ditangkap tim Opsnal Satresnarkoba  Polres Payakumbuh dibawah pimpinan  Kasat Resnarkoba, Iptu. Zulhendri, karena terlibat kepemilikan barang terlarang Narkoba, Jumat (8/2) malam. 

Kasat Resnarkoba Polres Payakumbuh, Iptu Zulhendri didampingi Kasubag Humas, Iptu Hendri Has mengungkapkan, penangkapan terhadap ketiga tersangka berawal dari laporan masyarakat.

“Atas laporan masyarakat tersebut, Jumat 8 Februari 2019 sekira pukul 20.30 Wib, tim Opsnal Satnarkoba Polres Payakumbuh melakukan penangkapan terhadap 3 orang tersangka itu di dua lokasi berbeda,” ungkap Iptu Zulhendri.


Dijelaskan Zulhendri, pengungkapan kasus narkoba tersebut berawal adanya informasi dari masyarakat bahwa tersangka GR (33 tahun), seorang oknum PNS di Dinas Kesehatan Pemko Payakumbuh, warga Kelurahan Balai Panjang, Kecamatan Payakumbuhn Selatan, Kota Payakumbuh, dilaporkan baru saja membeli narkoba jenis sabu-sabu pada salah seorang bandar narkoba.

Atas informasi tersebut tim Opsnal Satnarkoba Polres Payakumbuh langsung melakukan penyelidikan. Ketika tersangka pulang ke rumahnya mengendarai sepeda motor, anggota Opsnas Satnarkoba langsung menangkap tersangka GR di depan teras rumahnya. 

Saat anggota Opsnal Satnarkoba melakukan penangkapan, tersangka GR sempat membuang barang bukti 1 paket kecil narkotika jenis sabu-sabu didekat  sepeda motornya, namun BB tersebut berhasil ditemukan dan dilakukan penyitaan dan pengembangan.

“Barang Bukti (BB) yang disita dari tangan tersangka GR, adalah 1 paket kecil narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 0.14 gram, 2 buah bong lengkap dengan peralatannya dan 1 unit Handpone merk Iphone warna hitam,” beber Zulhendri.

Dijelaskan Zulhendri, setelah dilakukan penyidikan dan pengembangan, kepada penyidik Satresnakoba Polres Payakumbuh tersangka GR mengakui mendapatkan narkoba jenis-sabu-sabu tersebut dari seorang pengedar narkoba bernama RPP.

Dengan membawa tersangka GR, anggota Opsnal Satresnarkoba langsung menuju rumah tersangka RPP di Kelurahan Parit Rantang, Kecamatan Payakumbuh Barat dan disaksikan ketua RT dan ketua LPM, dilakukan penangkapan dan penggeledahan di badan dan rumah tersangka RPP. 

Dari pengeledahan tersebut ditemukan barang bukti sebanyak 6 paket sabu-sabu di dalam kantong celana tersangka RPP dan 1 paket ditemukan tersimpan di dalam handpone merk Samsung warna putih hitam milik  tersangka.

Bersama tersangka RPP, tim opsnal Satnarkoba Polres Payakumbuh juga berhasil membekuk tersangka RA, keduanya warga Kelurahan Parit Rantang, Kecamatan Payakumbuh Barat.

“Dari tangan kedua tersangka RPP dan RA, berhasil disita barang bukti (BB) 7 paket narkotika jenis sabu-sabu dengan berat keseluruhan 1.54 gram, 2 buah timbangan digital merk HWH warna hitam, uang tunai Rp2.800.000, 1 pak plastik warna bening pembungkus sabu-sabu dan handpone merk Nokia merk putih hitam,” ujar Zulhendri.

Dijelaskan Zulhendri, untuk pengembangan dan pengusutan lebih lanjut, ketiga tersangka ditahan di Mapolres Payakumbuh (li2) 


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru