oleh

DIDUGA BEKERJA SEBAGAI PEMANDU LAGU

Tim Penegak Perda Payakumbuh Jaring Sejumlah ABG

PAYAKUMBUH (Metrans)

Tim Penegak Peraturan Daerah (Perda) Kota Payakumbuh, Minggu dinihari (2/4) berhasil menjaring sejumlah anak baru gede (ABG) yang diduga bekerja sebagai pemandu lagu dan pelayan di sebuah Café Roemah Mamaku di kawasan Koto Nan Gadang Kecamatan Payakumbuh Utara.

Keempat ABG yang berparas cantik dan manis itu tidak dapat berbuat banyak saat tim yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Pol-PP dan Pom TNI melakukan razia ke Café Roemah Mamaku yang dikelola oleh mantan pejabat di Kota Payakumbuh itu.


Keempat ABG yang masih berusia belasan tahun itu, selanjutnya digiring ke Markas Satpol-PP di Kantor Balaikota Payakumbuh Ex. Lapangan Sepakbola Kapten Tantawi Kelurahan Bunian. Mereka selanjutnya diminta menghubungi orang tua/wali untuk menjemput.

Selesai membuat surat pernyataan, mereka diperbolehkan pulang setelah sebelumnya menasehati keempat ABG itu dan memperingatkan para pemilik/pengelola café untuk menaati jam operasional yang telah ditentukan.

Selain di Café RM, Tim 7 yang dipimpin oleh Kasatpol-PP & Damkar, Devitra juga melakukan razia ke sejumlah tempat lainnya di Payakumbuh, yakni di batas Kota Payakumbuh Simpang warna–warni.

Di lokasi ini, Tim membubarkan puluhan remaja yang diduga akan menggelar balapan liar. Di Café New Tambak Indah tim yang melakukan razia tidak menemukan apapun pelanggaran. Sementara di Ngalau Resto, Café dan Karaoke milik G (40) PNS di Pemko Payakumbuh, tim mengingatkan untuk mengurus izin, sebab tempat usaha tersebut belum memiliki izin meski telah lama beroperasi.

Selain itu, di Halte Simpang SMEA Negeri Payakumbuh, petugas menjaring sepasang remaja yang tengah berduaan meski tengah larut malam. Tak jauh dari sana, di Halte Telkom Jalan Soekarno Hatta, tim menjaring lagi seorang ABG yang berkeliaran, termasuk seorang ABG lagi di sebuah toko. Tidak sampai disana, di depan Café Orange, seorang ABG perempuan kembali dijaring petugas.

“Dari Razia penyakit masyarakat yang kita laksanakan tadi malam, kita berhasil menjaring sejumlah ABG yang berkeliaran disejumlah tempat meski tengah malam. Selain itu, kita juga menjaring beberapa ABG yang diduga sebagai pelayan dan pemandu lagu. Setelah kita bina, membuat surat pernyataan, dan dijemput orang tua/wali mereka diperbolehkan pulang. Razia serupa akan terus kita gelar kedepannya,” sebut Kasatpol-PP & Damkar, Devitra, Minggu sore (2/4).

Devitra juga menambahkan, razia malam tersebut juga didampingi Tim Satpol-PP Propinsi Sumatera Barat. Sebab menurut laporan yang sampai hingga ke Gubernur Sumbar, beberapa Café yang ada di Payakumbuh disinyalir melanggar aturan.

“Untuk Razia malam tadi, juga ikut puluhan personil dari Propinsi, termasuk Kabid Ketertiban Umum, Raflis,” tambahnya.


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru