oleh

PERKETAT KEAMANAN KAMPUS

UNP akan Berlakukan Kartu Masuk

PADANG (Metrans)
Kampus Universitas Negeri Padang (UNP) kawasan Air Tawar Padang letaknya sangat strategis, karena selain berada di pusat kota, juga mudahnya akses transportasi. Akibat mudahnya akses masuk kampus ini, marak terjadinya kejahatan yang menimpa para mahasiswa. Terutama mahasiswa sering kehilangan helm, laptop, bahkan sepeda motor.

Menanggapi persoalan itu pihak kampus UNP akan memperkekat keamanan dengan mengerahkan Satuan Pengamanan (Satpam) disetiap pintu jalur masuk UNP. Demi keamanan masyarakat kampus, pihak UNP juga akan melarang tukang ojek berkeliaran di lingkungan kampus. Peraturan itu disampaikan oleh Rektor UNP, Prof. Dr. Ganefri, Ph.D., di ruang FIK usai acara wisuda periode ke 108 pada hari kedua, Minggu (26/3) siang.

“Nanti masuk UNP tidak bisa bebas lagi, harus memakai kartu khusus, dan parkir pun harus bayar. Semua ini demi kenyamanan, karena selama ini kendaraan mahasiswa sering hilang,” kata Ganefri kepada Metrans.


Atas kebijakan ini, pihak UNP akan memberi solusi dengan menyediakan kendaraan shuttle bus yang akan beroperasi di lingkungan kampus. Kendaraan ini digunakan untuk melayani mahasiswa, dari gerbang utama UNP sampai ke fakultasnya masing-masing. Rektor UNP ini menjelaskan shuttle bus ini hanya berkapasitas 10 orang, dengan tenaga listrik. 

“Shuttle bus ini sedang diorder. Kita ingin memberi kemudahan bagi mahasiswa, sebab ojek hanya boleh sampai di pintu gerbang saja,” tegasnya.

Selain itu, demi keindahan lingkungan kampus, pihak UNP juga akan menindak tegas bagi para pedagang nakal yang berjualan di badan trotoar depan kampus. Kemudian “terminal dadakan”, baik travel maupun bus tidak diperbolehkan lagi parkir di depan kampus UNP. “Selama ini travel nakal ini yang membuat kemacetan di depan kampus, ke depan kita harus tegas,” jelas rektor UNP ini. (Why)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru