oleh

TERENYUH DENGAR CERITA AJUDAN

Wabup Dharmasraya Sumbangkan Darah Bantu Rakyatnya yang Butuh

PULAU PUNJUNG (Metrans)

Di tengah kesibukannya meninjau korban banjir di Kecamatan Timpeh dan Padang Laweh, Wakil Bupati Dharmasraya  Amrizal Dt Rajo Medan masih menyempatkan diri mendonorkan darahnya.

Pria yang akrab disapa Pak Datuk itu, menyumbangkan darahnya bagi Agustin warga Jorong Sungai Kilangan, Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung yang dianogsa oleh pihak RSUD Sungai Dareh menderita penyakit kanker serviks.


Meski pihak keluarga sempat panik saat tim dokter RSUD Sungai Dareh meminta disediakan dua kantong darah golongan A untuk operasi kanker serviks yang dialami Agustin.

Sulit memang mencari darah di Bumi Petro Dolar, apa lagi sejauh ini daerah itu belum memiliki Palang Merah Indonesia (PMI) yang mumpuni. Bahkan PMI Dharmasraya boleh dikatakan bak "karakok diatas batu, hidup segan mati tak mau".

Namun hal itu bukanlah persoalan yang tidak punya solusi. Buktinya kedekatan wabup dengan masyarakat bisa menggantikan posisi PMI sebagai penyedia kantong darah.

Amrizal sapaan kecilnya, cukup sayang kepada masyarakatnya tanpa melihat golongan, suku, dan ras, ia mau saja membatu masyarakat dari lapisan terenda sekalipun, bahkan darahnya Wabup pun diberikan kepada masyarakatnya.

Terkait dengan donor darah yang dilakukan Wabup itu, berawal dari Doli Putra yang menghubungi ajudan wabup kalau Agustin harus oprasi kanker dan untuk operasi itu Agustin mustia punya stok darah bergolongan A agak dua kantong dan berkebetulan golong darahnya sama dengan Amrizal.

Kemudian, setelah itu ajudan pun bercerita kepada wabup bahwa ada masyarakatnya yang butuh pendonor darah golongan A. Berkebetulan sama-sama golongan A wabup langsung bersedia jadi pendonor.

"Okelah ndak apa apa ambil saja darah saya satu kantong. kita langsung ke rumah sakit, biar bisa segera dioperasi, " kata Amrizal, Kemaren Sabtu.

Keluarga Agustin terharu saat melihat kedatangan Wabup Raja Medan. Mereka tak menyangka, pemimpin Dharmasraya yang menjadi idola masyarakat itu berkenan mendonorkan darahnya kepada Agustin yang hanya berasal dari keluarga sederhana.

Wabup yang juga Niniak Mamak Nagari Sungai Kambuik itu, langsung menuju ke ruang PMI untuk proses pengambilan darah diiringi para ajudannya. Tak lama ia kembali ke ruang perawatan untuk membezuk Agustin yang tergolek lemah.

"Lekas sembuh ya, dan jangan lupa berdoa," katanya singkat.

Usai mendonorkan darah, Raja Medan itu pamit kembali pulang. Kepada tim dokter ia berpesan agar Agustin dapat diberikan layanan operasi dengan baik. Tak lupa Raja Medan mengucapkan semangat bekerja kepada tim dokter. Mereka harus bekerja walau dihari libur, sebagaimana Wabup Raja Medan yang juga tidak mengenal hari manakala rakyatnya membutuhkan.

"Kita harus hadir kapanpun dimanapun ketika masyarakat membutuhkan kita, sebab jabatan yang kita punya adalah amanah yang titipkan oleh Allah untuk masyarakat," pungkasnya. (Habibi)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru